Siswa belajar fotosintesis menggunakan diorama berbasis Augmented Reality (AR). Foto: doc/istimewa
SEMARANG, LINTANGPOS.com — Belajar fotosintesis yang selama ini dianggap sulit dan abstrak ternyata bisa menjadi lebih menarik ketika siswa tidak hanya melihat gambar, tetapi juga terlibat langsung dalam sebuah proyek.
Hal tersebut terungkap dalam penelitian Desi Indah Herowati dan Eka Titi Andaryani dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang.
Penelitian berjudul “Pengaruh Project Based Learning Berbantuan Diorama Fotosintesis Berbasis Augmented Reality terhadap Peningkatan Hasil Belajar” ini menguji penggunaan Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan diorama fotosintesis berbasis Augmented Reality (AR).
Penelitian dilakukan terhadap 60 siswa kelas IV SD Kalibanteng Kidul 01.
BACA JUGA: BOSP SMP Dibedah Tuntas, RKAS Kini Wajib Berbasis Rapor Pendidikan
Hasilnya cukup mencolok. Setelah pembelajaran, kelompok siswa yang menggunakan diorama berbasis AR memperoleh nilai rata-rata 87,73, sedangkan kelompok dengan pembelajaran konvensional mencapai 75,03.
Peningkatan tersebut juga terlihat dari hasil N-Gain. Kelompok eksperimen mencapai 72,35 persen atau kategori tinggi, sementara kelompok kontrol hanya 41 persen atau kategori rendah.
Uji statistik menunjukkan perbedaan hasil belajar kedua kelompok signifikan.
Menariknya, siswa tidak sekadar menggunakan teknologi. Mereka bekerja dalam kelompok untuk merencanakan, membuat, dan mempresentasikan diorama fotosintesis.
BACA JUGA: Empat Lawang Sambut Program Nasional Prabowo, Pendidikan Berubah Total
Aktivitas tersebut membuat siswa lebih aktif berdiskusi, berkolaborasi, berkomunikasi, serta memahami proses fotosintesis secara lebih konkret.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perpaduan proyek, diorama, dan teknologi AR dapat menjadi alternatif pembelajaran IPAS yang lebih interaktif.
Konsep fotosintesis yang sulit dibayangkan pun dapat divisualisasikan secara lebih nyata sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa. (*/gia)
Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…
Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…
Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…
Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…
Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…
View Comments