Menurut laporan Visit Florida, sebanyak 34,435 juta wisatawan datang ke negara bagian itu pada periode April–Juni 2025, naik dari 34,279 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, peningkatan itu tampaknya tidak dirasakan oleh Disney World.
Sejumlah analis menilai bahwa perubahan strategi bisnis, perombakan fasilitas, dan kenaikan biaya hidup di Amerika Serikat juga berperan besar dalam turunnya minat masyarakat untuk berkunjung ke taman tersebut.
Salah satu pakar pariwisata bahkan menyebut kondisi ini sebagai “pergantian generasi hiburan”. “Anak muda sekarang mencari pengalaman yang lebih personal, interaktif, dan murah. Sementara Disney masih bertahan dengan konsep klasik yang mulai kehilangan daya tariknya,” ujarnya.
Kini, banyak pihak menunggu langkah selanjutnya dari Disney World. Akankah mereka menurunkan harga tiket, mempercepat renovasi, atau meluncurkan atraksi baru untuk menarik kembali pengunjung?
BACA JUGA: Pantai Nembrala, Surga Ombak dan Rumput Laut dari Ujung Rote Ndao
Satu hal yang pasti, taman legendaris yang dulu menjadi simbol kebahagiaan keluarga kini tengah menghadapi ujian besar di usianya yang lebih dari setengah abad. (*/red)





