Ditinggal Salat Zuhur, 610 Bibit Sawit Raib, Baru Sadar Setelah Tiga Hari!

oleh -102 Dilihat
oleh
Guntur ditangkap polisi setelah mencuri 610 bibit sawit senilai Rp35 juta di kebun milik warga Desa Muara Karang, Empat Lawang. Foto: Ilustrasi

Ringkasan Berita:

Aksi pencurian ratusan bibit sawit terjadi di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Seorang pria bernama Guntur ditangkap polisi setelah mencuri 610 bibit sawit milik warga dengan kerugian mencapai Rp35 juta. Pelaku kini terancam Pasal 477 KUHP.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Aksi pencurian bibit kelapa sawit kembali meresahkan warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Kali ini, seorang pria bernama Guntur harus berurusan dengan hukum setelah diduga mencuri ratusan bibit sawit milik warga hingga menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di kebun milik korban bernama Taufik yang terletak di Desa Muara Karang, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.

Kejadian itu berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober 2025 lalu, namun baru terungkap beberapa hari setelahnya ketika korban kembali mengecek kebunnya.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Iptu Adam Rahman, menjelaskan bahwa awal mula kejadian terjadi saat korban datang ke kebun untuk merawat bibit kelapa sawit miliknya.

Bibit tersebut diketahui telah berumur sekitar 10 bulan dan siap untuk tahap penanaman lanjutan.

BACA JUGA: Terbongkar! Pencurian AC di Kantor Gubernur Bengkulu Ternyata..

“Peristiwa ini bermula saat korban pergi ke kebun miliknya untuk melihat dan merawat bibit kelapa sawit. Sekira pukul 12.00 WIB, korban pulang ke rumah untuk melaksanakan salat Zuhur,” beber Iptu Adam Rahman saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Korban tidak langsung menyadari adanya pencurian.

Baru tiga hari kemudian, saat kembali ke kebun, Taufik dibuat terkejut melihat kondisi bibit sawit yang sudah berantakan.

Banyak bibit yang sebelumnya tersusun rapi di area pembibitan mendadak hilang tanpa jejak.

Setelah dilakukan penghitungan secara teliti, korban mendapati bahwa lebih dari 610 bibit kelapa sawit telah raib.

Nilai kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp35 juta, angka yang cukup besar bagi petani di wilayah pedesaan.

BACA JUGA: Mahasiswi Palembang Dua Kali Jadi Korban Pencurian di Kampus: iPhone Raib, Dompet Hilang Saat Jam Praktik!

“Milik korban yang hilang lebih dari 610 bibit sawit dengan umur sekitar 10 bulan. Total kerugian lebih dari Rp35 juta,” jelas Adam.

Merasa dirugikan, korban pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Empat Lawang agar dapat diproses secara hukum.

Pihak kepolisian kemudian bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan menggali keterangan dari sejumlah saksi.

Proses penyelidikan memakan waktu cukup panjang.

Selama kurang lebih tiga bulan, polisi mengumpulkan bukti dan menelusuri jejak pelaku hingga akhirnya mengantongi identitas tersangka.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pelaku berhasil diamankan.

BACA JUGA: Notifikasi di HP Bongkar Aksi Misterius di Gudang Palembang, Remaja Ini Hampir Jadi Korban Pencurian!

“Setelah penyelidikan, kami berhasil menangkap pelaku atas nama Guntur di wilayah Kabupaten Empat Lawang pada Sabtu dini hari,” ungkap Adam.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sembilan bibit sawit yang diduga kuat milik korban.

Meski jumlah barang bukti yang ditemukan tidak sebanding dengan total bibit yang hilang, hal itu cukup untuk memperkuat dugaan tindak pidana pencurian.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, saksi-saksi, serta pelapor guna melengkapi berkas perkara.

Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya barang bukti lain atau keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Akibat perbuatannya, Guntur terancam dijerat Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan.

BACA JUGA: Warga Empat Lawang Ditangkap Polisi Usai Terlibat Pencurian Viral di Bengkulu

Jika terbukti bersalah, pelaku terancam hukuman pidana sesuai ketentuan yang berlaku. (*/red(