Ditutup Dua Pekan, Jalan 14 Ulu Palembang Ternyata Dicor Beton K300 demi Tahan Genangan

oleh -258 Dilihat
Jalan KH Azhari Palembang ditutup sementara untuk perbaikan beton K300. Metode ini dipilih agar jalan lebih awet dan aman di kawasan rawan genangan. Foto: dok/IST

Ringkasan Berita: 

° Penutupan Jalan KH Azhari (14 Ulu) Palembang selama dua pekan dilakukan demi perbaikan menyeluruh.

° Jalan dicor beton mutu K300 agar lebih kuat dan tahan genangan.

° Meski idealnya 21 hari, akses dibuka di usia beton 14 hari dengan kekuatan 88 persen.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Penutupan akses Jalan KH Azhari atau yang dikenal warga sebagai Jalan 14 Ulu, Palembang, selama dua pekan terakhir bukan sekadar penambalan biasa.

Di balik rambu penutupan dan kemacetan sementara, ada pekerjaan konstruksi serius yang tengah dikebut demi umur jalan yang lebih panjang.

Dinas Perhubungan Kota Palembang menutup ruas jalan tersebut menyusul kerusakan yang dipicu buruknya sistem drainase.

Air yang kerap menggenang membuat struktur lama tak lagi mampu bertahan, sehingga perbaikan menyeluruh menjadi pilihan yang tak terelakkan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Palembang, Yudha Ardiansyah, menjelaskan perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi beton mutu K300 atau pengerasan kaku.

Metode ini dipilih karena dinilai lebih tahan terhadap genangan air dan beban lalu lintas.

BACA JUGA: Jalan KH Azhari Ditutup Total 14 Hari! Akses Musi IV–Naga Swidak Dialihkan, Ini Rute Penggantinya

“Panjang jalan yang diperbaiki sekitar 100 meter dengan lebar 6 meter. Konstruksi yang digunakan adalah rigid pavement dengan cor beton mutu K300,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

Menurut Yudha, secara teknis beton membutuhkan waktu pemeliharaan agar kekuatannya optimal.

Idealnya, beton K300 memerlukan waktu hingga 21 hari untuk mencapai mutu maksimal.

Namun, kebutuhan mobilitas warga membuat PUPR mengambil kebijakan khusus.

Jalan akan dibuka kembali pada usia beton 14 hari, saat kekuatannya telah mencapai sekitar 88 persen.

“Ini kebijakan dengan pertimbangan kebutuhan masyarakat, tapi tetap aman secara teknis,” jelasnya.

BACA JUGA: Jalan Cor Putus 50 Meter! Anak Sekolah Terpaksa Putar Arah, Saat Banjir Naik Perahu

Selama masa penutupan, masyarakat diminta bersabar dan tidak memaksakan diri melintas sebelum waktu yang ditentukan.

Jika dilewati terlalu cepat, kualitas beton bisa terganggu dan justru memperpendek usia jalan.

Perbaikan Jalan KH Azhari didanai dari APBD Kota Palembang melalui program pemeliharaan rutin jalan Bidang Bina Marga PUPR dengan total anggaran sebesar Rp180 juta.

“Kita berharap setelah selesai, jalan ini lebih kuat, aman dilalui, dan aliran airnya juga akan tertata lebih baik,” pungkas Yudha. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search