Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel Polres Empat Lawang, Senin (10/8/2026). Foto: dok/Polres Empat Lawang
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel Polres Empat Lawang, Senin (10/8/2026).
Upacara berlangsung pukul 08.00 WIB di halaman Mako Polres Empat Lawang. Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta bintara Polres Empat Lawang.
Dua personel yang diberhentikan tidak dengan hormat masing-masing berinisial B.A.W. dan B.A.R. Pelaksanaan PTDH dilakukan berdasarkan keputusan Kapolda Sumatera Selatan.
Dalam upacara tersebut, keputusan Kapolda Sumsel dibacakan di hadapan seluruh peserta. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelepasan pakaian dinas Polri terhadap kedua personel yang diberhentikan secara in absensia.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan diawali penghormatan pasukan dan laporan Komandan Upacara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, pembacaan keputusan Kapolda Sumsel, prosesi PTDH, amanat Inspektur Upacara, pembacaan doa hingga penghormatan pasukan dan penutupan.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi menegaskan, PTDH merupakan bentuk komitmen institusi dalam menegakkan disiplin serta kode etik profesi Polri.
Menurutnya, Polri tidak memberikan toleransi terhadap personel yang melakukan pelanggaran berat, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun keterlibatan dalam narkoba serta desersi.
“PTDH bukan sekadar sanksi, tetapi merupakan bentuk ketegasan institusi dalam menjaga marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegas Abdul Aziz.
BACA JUGA: Arus Balik Memuncak, Polisi Bocorkan Jalur Rahasia Antimacet!
Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa memegang teguh disiplin, kode etik, sumpah, serta janji sebagai anggota Polri.
Kapolres juga berharap pelaksanaan PTDH tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh personel agar terus menjaga integritas, profesionalitas dan nama baik institusi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Page: 1 2
Sejumlah siswa SRT 1 Empat Lawang dipulangkan di tengah persoalan fasilitas. Pemerintah menyiapkan SPAM dari…
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengangkat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi pengingat…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…