Mereka menolak dilakukan autopsi maupun penyelidikan lanjutan, serta memilih untuk segera memakamkan jasad korban secara layak di pemakaman desa setempat.
Penemuan ini sontak menjadi buah bibir di kalangan warga sekitar.
Banyak yang turut berduka sekaligus lega karena pencarian panjang selama dua minggu akhirnya berakhir meski dengan kabar menyedihkan. (*/red)






