“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian dipastikan cukup besar karena bangunan beserta isinya habis terbakar,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat, Muhammad Jonliadi, SE, saat dikonfirmasi.
Upaya Pemadaman
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lahat, Damkar Turunkan 70 Personel
Mendapat laporan, dua unit mobil damkar, dua unit suplai tangki air, dan satu unit mobil BPBD langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Sebanyak 24 personel pemadam kebakaran bersama empat anggota BPBD berjibaku memadamkan api yang terus berkobar di tengah permukiman padat penduduk.
Setelah bekerja keras selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi mulai terkendali.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Jonliadi juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik rumah, terutama bagi rumah berbahan kayu yang mudah terbakar.
“Penting untuk rutin memeriksa kabel dan stopkontak agar tidak terjadi arus pendek yang bisa memicu kebakaran,” ujarnya.
BACA JUGA: Pemprov Sumsel Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Palembang
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik di pemukiman padat.
Bagi warga yang kehilangan rumah, dukungan moral dan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat sangat dibutuhkan agar mereka dapat kembali bangkit dari musibah ini. (*/red)







