Senada, Holim Kimsu berharap hasil pemeriksaan forensik dapat berbicara apa adanya, tanpa intervensi dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Bagi keluarga, satu-satunya tujuan adalah kejelasan: agar kematian Gita Fitri Ramadhani tidak lagi diselimuti kabut spekulasi, melainkan berdiri di atas kebenaran yang terang dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.
Kini, publik menanti. Ekshumasi dan otopsi forensik diharapkan menjadi pintu pembuka yang mengurai misteri, sekaligus menjadi ujian transparansi penegakan hukum dalam menjawab jeritan keadilan dari sebuah keluarga yang kehilangan. (*/red/drl)
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…
Kejari Empat Lawang menggelar syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bupati Joncik Muhammad menekankan…
Reminder bersama Abu Marlo dan Sandra Novita mengajak pendengar memahami bahwa rasa sakit akibat perkataan…