Senada, Holim Kimsu berharap hasil pemeriksaan forensik dapat berbicara apa adanya, tanpa intervensi dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Bagi keluarga, satu-satunya tujuan adalah kejelasan: agar kematian Gita Fitri Ramadhani tidak lagi diselimuti kabut spekulasi, melainkan berdiri di atas kebenaran yang terang dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.
Kini, publik menanti. Ekshumasi dan otopsi forensik diharapkan menjadi pintu pembuka yang mengurai misteri, sekaligus menjadi ujian transparansi penegakan hukum dalam menjawab jeritan keadilan dari sebuah keluarga yang kehilangan. (*/red/drl)






