Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Bisma, menjelaskan bahwa kesiapan lahan dan kualitas konstruksi menjadi fokus utama pelaksanaan program.
“Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumsel dilaksanakan di OKI, Ogan Ilir, dan Empat Lawang. Kualitas konstruksi serta kesiapan lahan menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Untuk lokasi OKI, pembangunan memanfaatkan lahan seluas sekitar 10 hektare di kawasan Teluk Gelam, yang dinilai strategis dan memiliki nilai historis nasional.
Namun semangat program ini tidak berhenti di sana.
Empat Lawang, sebagai salah satu penerima manfaat utama, diharapkan segera menyusul dalam kesiapan lahan dan teknis pembangunan.
BACA JUGA: Tak Disangka! Empat Lawang Masuk Daftar Elite Daerah Paling Transparan di Sumsel, Ini Rahasianya!
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat dan provinsi.
“Program ini diharapkan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak keluarga prasejahtera,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumsel, Ayu Juwita, memastikan seluruh proses administratif Sekolah Rakyat Tahap II telah rampung dan pembangunan akan segera difokuskan pada penyediaan fasilitas belajar yang aman dan nyaman.
Dengan masuknya Empat Lawang dalam program strategis nasional ini, masyarakat menaruh harapan besar.
Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi gedung pendidikan baru, melainkan simbol perubahan: dari keterbatasan menuju kesempatan, dari kemiskinan menuju masa depan yang lebih cerah. (*/red)






