Herman Deru Dorong Pemuda Sumsel Jadi Pencipta Lapangan Kerja

oleh -301 Dilihat
Gubernur Herman Deru saat menjadi narasumber dalam Talkshow Interaktif "Sultan Muda Sumatera Selatan" di Panggung Utama Kriya Nusa, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/8/2026). Foto: doc. Pemprov Sumsel

PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong perubahan pola pikir generasi muda.

Pemuda tidak lagi diarahkan sekadar menjadi pencari kerja, tetapi didorong berani menjadi pencipta lapangan kerja.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan hal itu saat menjadi narasumber Talkshow Interaktif “Sultan Muda Sumatera Selatan” di Panggung Utama Kriya Nusa, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/8/2026).

Menurut Herman Deru, perubahan pola pikir menjadi tantangan penting dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda. Apalagi, hampir separuh populasi Sumsel berada pada usia produktif.

BACA JUGA: PAD Minim, Herman Deru Sebut Empat Lawang Harus Didorong Pembangunannya

“Hampir separuh populasi Sumsel merupakan usia produktif. Harapan bangsa dan daerah ada di tangan mereka,” kata Herman Deru.

Ia menilai masih ada pandangan di tengah masyarakat yang menganggap pekerjaan informal dan wirausaha bukan sebagai pekerjaan utama.

Pola pikir tersebut, menurutnya, perlu diubah agar anak muda lebih berani menciptakan peluang.

“Tantangan terbesarnya adalah mindset, termasuk pandangan orang tua yang masih menganggap kerja informal atau berwirausaha itu bukan pekerjaan utama,” ujarnya.

BACA JUGA: Hari Ini! Herman Deru Ground Breaking Jembatan di Empat Lawang

Melalui program Sultan Muda Sumatera Selatan, Pemprov Sumsel menempatkan diri sebagai fasilitator.

Pemerintah menghubungkan wirausaha muda dengan BUMN, BUMD, perbankan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta berbagai instansi terkait.

Hingga kini, program tersebut disebut telah melibatkan sekitar 100 ribu Sultan Muda yang bergerak di berbagai sektor usaha berbasis teknologi dan inovasi.

Herman Deru menyebut program Sultan Muda merupakan gagasan hasil kolaborasi kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang.

BACA JUGA: Empat Agenda Pemkab Empat Lawang Selasa 22 September, Ada Kunjungan Gubernur Hingga Pelantikan Pejabat!

Program itu disebut berkelanjutan setelah pengalaman Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dalam membantu pengendalian inflasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.