Categories: Ogan Ilir OKI Sumsel

Fenomena Baru di OKI–OI: Istri Ramai-Ramai Gugat Cerai, Angkanya Tembus Rekor!

Ringkasan Berita:

° Kasus perceraian di OKI dan OI melonjak hingga 1.740 perkara sepanjang Januari–Oktober 2025.

° Mayoritas didominasi cerai gugat oleh istri.

° Perselisihan, ekonomi, judi online, hingga narkoba turut memicu lonjakan kasus, menurut PA Kelas IB Kayuagung.


KAYUAGUNG, LINTANGPOS.com – Di balik geliat kehidupan masyarakat Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir (OI), sebuah fenomena sosial tengah mencuat dan menuai perhatian: meningkatnya angka perceraian, khususnya cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri.

Data terbaru dari Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Kayuagung memperlihatkan lonjakan signifikan yang membuat lembaga tersebut kembali memasang tanda waspada.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025, tercatat 1.740 perkara perceraian masuk ke meja PA Kayuagung.

Angka ini tak hanya besar, tetapi melampaui total kasus perceraian sepanjang 2024 yang berjumlah 1.564 perkara.

Dengan kata lain, 2025 menunjukkan tren perceraian yang meningkat tajam dan mengkhawatirkan.

Ketua PA Kayuagung, Muhammad Ismet, melalui Panitera Muda Hukum, Septi Emilia, mengakui besarnya angka tersebut.

BACA JUGA: Yopi Karim Soroti Tingginya Angka Perceraian di Lubuk Linggau

“Setiap tahunnya, perkara perceraian di Kabupaten OKI dan OI selalu tinggi, mencapai lebih dari 1.500 perkara,” ujarnya pada Kamis (13/11/2025).

Dari ribuan perkara itu, mayoritas merupakan cerai gugat—diajukan pihak istri—dengan jumlah mencapai 1.259 perkara.

Sementara cerai talak yang diajukan suami berada di angka 337 perkara.

Sisanya, sebanyak 149 perkara, terdiri atas permohonan isbat nikah, dispensasi nikah, serta gugat waris.

Fenomena cerai gugat ini membuka ruang bagi pertanyaan besar: apa yang membuat begitu banyak perempuan memilih jalan perpisahan?

Septi membeberkan akar permasalahannya.

BACA JUGA: Eks Wawako Palembang Fitrianti Gugat Cerai Suami di Tengah Sidang Korupsi

Faktor paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran yang terjadi terus-menerus, tercatat pada 1.079 perkara.

Masalah ini, yang sering kali berawal dari hal kecil, ternyata menjadi pemicu terbesar retaknya hubungan rumah tangga.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: cerai gugat ekonomi keluarga judi online konflik rumah tangga PA Kayuagung perceraian OI perceraian OKI tren perceraian

Recent Posts

  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

14 jam ago
  • Berita

Arifa’i Sebut Golkar Mitra Strategis Bangun Empat Lawang

Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…

16 jam ago
  • Berita

Calon Ketua DPD Partai Golkar Empat Lawang Mengerucut ke Satu Nama

Verifikasi DPD Golkar Sumsel menemukan kekurangan kecil dalam berkas pencalonan. Dari dua pengambil berkas, hanya…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

David Aljufri Dorong Kaderisasi Jelang Musda Golkar Empat Lawang

David Hardianto Aljufri menekankan kaderisasi menjelang Musda Golkar Empat Lawang. Ia berharap pengurus baru memperkuat…

23 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Cegah Karhutla, Polres Empat Lawang Gencarkan Patroli dari Rumah ke Rumah

Polres Empat Lawang menggencarkan patroli Makmano Karhutla di Talang Padang dan mengimbau warga tidak membakar…

1 hari ago
  • Berita

Mantan Murid Bobol Rumah Guru di Lintang Kanan

Mantan murid diduga membobol rumah gurunya di Lintang Kanan. Polisi menangkap A.N. dan mengamankan kompor…

1 hari ago