Meski sempat membuat geger, polisi menyatakan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.
Pihak Batik Air memilih menyelesaikan persoalan secara damai.
Nisya hanya diminta membuat surat pernyataan dan seluruh atribut Batik Air yang dipakainya disita.
Dalam video klarifikasi yang diunggah akun Instagram @sumsel.terciduk pada 8 Januari 2026, Nisya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
BACA JUGA: Staf Koperasi di Banyuasin Diduga Gelapkan Rp 1,6 Miliar Demi Trading Kripto, Berakhir di Penjara!
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Batik Air dan Lion Group. Video ini saya buat tanpa paksaan dari pihak manapun,” ucapnya dengan suara bergetar.
Kini, di balik viralnya peristiwa tersebut, publik melihat sisi lain dari seorang anak muda yang terjebak dalam tekanan ekspektasi keluarga dan rasa takut akan kekecewaan.
Kisah Nisya menjadi pengingat bahwa kejujuran—meski pahit—sering kali lebih ringan daripada kebohongan yang terus dipikul sendirian. (*/red)







