Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Petani di Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, menghadapi penurunan hasil panen padi akibat serangan hama wereng dan tikus.

Kondisi tersebut diperparah kemarau panjang yang membuat lahan pertanian mengalami kekeringan.

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di wilayah Gunung Meraksa Baru.

Serangan hama menjadi salah satu penyebab utama tanaman padi tidak mampu menghasilkan panen seperti musim sebelumnya.

BACA JUGA: Kapolres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Sawah

“Gagal panen ini dikarenakan hama, hama wereng sama tikus,” kata Leki.

Menurutnya, terdapat sekitar lima kawasan ladangan yang dimanfaatkan masyarakat untuk bercocok tanam padi.

Di antaranya Ladangan Babakan Tinggi dan Tempat Benuang serta kawasan Siwak.

Secara keseluruhan, luas lahan persawahan yang dikelola petani di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 150 hektare.

BACA JUGA: Belum Musim Panen, Durian Lokal Mulai Dijajakan di Kawasan Empat Lawang

Meski demikian, kondisi di Gunung Meraksa Baru belum separah sejumlah kawasan lainnya.

Sebagian petani masih dapat memanen padi, tetapi hasilnya mengalami penurunan drastis dibandingkan musim sebelumnya.

Leki mencontohkan, dalam kondisi normal satu hektare sawah sebelumnya mampu menghasilkan sekitar 40 karung gabah.

Namun, pada musim panen kali ini, hasil tersebut turun menjadi hanya sekitar 7 hingga 10 karung.

BACA JUGA: Jahe Kepahiang Terserang Penyakit, Petani Panen Dini dan Rugi Besar!

“Kalau sebelumnya satu hektare bisa di angka 40 karung, sekarang paling hasilnya 10 karung, 7 karung,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi yang lebih parah disebut terjadi di kawasan Ladangan Bayau dan Lubuk Tapang.

Di dua wilayah tersebut, petani disebut mengalami gagal panen secara total.

Kondisi tersebut membuat petani tidak hanya menghadapi persoalan produksi padi, tetapi juga ancaman terhadap pendapatan dan keberlanjutan usaha pertanian mereka.

BACA JUGA: Pipa Oplah Bikin Sawah Kering Berbulan-bulan

Di tengah kondisi lahan yang mulai mengering akibat kemarau panjang, petani berharap pemerintah memberikan perhatian dan bantuan agar lahan yang tidak lagi produktif untuk padi dapat dimanfaatkan untuk tanaman lain.

Page: 1 2

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Herman Deru: Jalan Terputus, Ongkos Masyarakat Jangan Bertambah

Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…

1 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Jalan Pagaralam-Bengkulu Jadi Jalan Nasional

Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.

1 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Ground Breaking Jembatan Napalan, Arus dari Arah Pagaralam Dialihkan

Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…

3 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hari Ini! Herman Deru Ground Breaking Jembatan di Empat Lawang

Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…

4 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Empat Agenda Pemkab Empat Lawang Selasa 22 September, Ada Kunjungan Gubernur Hingga Pelantikan Pejabat!

Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…

16 jam ago
  • Headline
  • OKI
  • Sumsel

ASN OKI Tewas Ditikam Istri, Motif Masih Didalami

ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…

17 jam ago