Aturan baru dosen 2025 menjamin kepastian profesi, karier, dan kesejahteraan. (*/IST)
° Kemendiktisaintek resmi menerbitkan Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur profesi, jenjang karier, dan penghasilan dosen.
° Juknisnya akan diumumkan awal Januari 2026 sebagai panduan teknis implementasi nasional.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Akhir tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia.
Setelah lama dinantikan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akhirnya merilis Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025, sebuah regulasi komprehensif yang mengatur masa depan profesi dosen—mulai dari jenjang karier hingga penghasilan.
Bagi kalangan akademisi, aturan ini disebut sebagai “hadiah besar” yang membawa kepastian hukum dan arah baru tata kelola dosen nasional.
Direktur Sumber Daya Kemendiktisaintek, Suning Kusumawardhani, memastikan bahwa Petunjuk Teknis (juknis) dari regulasi tersebut telah memasuki tahap akhir penyusunan dan akan diumumkan kepada publik pada minggu pertama Januari 2026.
“Kami susun dalam bentuk Q and A agar semua pertanyaan teknis bisa dijawab jelas. Mohon menunggu sebentar karena juknisnya akan kami rilis minggu pertama Januari,” ujar Suning dalam siaran pers, Selasa (30/12/2025).
BACA JUGA: Polisi Ungkap Kelicikan Bripda Waldi, Pembunuh Dosen Wanita di Bungo
Juknis ini menjadi kunci implementasi lapangan agar aturan tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan benar-benar terasa manfaatnya di kampus-kampus seluruh Indonesia.
Dalam regulasi baru ini, pemerintah menetapkan empat pilar kompetensi dosen sebagai fondasi utama:
Keempatnya menjadi basis penguatan tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Dosen di Bungo Ditangkap Polisi
Salah satu terobosan penting adalah pendelegasian kewenangan pengangkatan jabatan fungsional dosen kepada LLDIKTI dan sejumlah PTNBH yang memenuhi syarat.
Page: 1 2
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…
Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…
Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…
Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.
Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…