Keputusan tersebut tentu penuh perhitungan. Dengan pengalaman dan naluri gol Osimhen, Galatasaray berharap bisa memanfaatkan momen kecil untuk mencetak gol penting melawan Liverpool.
BACA JUGA: Arsenal Rugi Besar, Joan Garcia Kini Bersinar di Barcelona
Tak bisa dipungkiri, salah satu kekuatan terbesar Galatasaray adalah atmosfer kandang mereka.
Stadion penuh sorakan fanatik diprediksi akan menjadi “neraka” bagi Liverpool.
Buruk bahkan menyebut laga ini sebagai momentum untuk menunjukkan kekuatan tim di depan pendukung setia.
“Fokus kami hanya satu, yaitu menang. Besok adalah hari untuk menunjukkan kekuatan kami di kandang, bersama-sama dengan suporter,” ujar Buruk penuh optimisme.
Duel Galatasaray kontra Liverpool diyakini akan menjadi pertarungan mental.
Dengan Osimhen kemungkinan besar tampil sebagai supersub, peran pemain lain seperti Icardi dan Sane akan semakin vital sejak menit awal.
Liverpool sendiri tentu tidak ingin dipermalukan di Istanbul.
Nama-nama seperti Mohamed Salah, Darwin Nunez, dan Dominik Szoboszlai akan menjadi ujung tombak serangan The Reds.
Pertanyaannya: apakah keberanian Buruk mengambil risiko dengan Osimhen akan terbayar, atau justru menjadi bumerang? (*/red)
Reminder bersama Abu Marlo dan Sandra Novita mengajak pendengar memahami bahwa rasa sakit akibat perkataan…
Pengisi suara Amirah Zerlett Seraj membawakan reminder tentang fenomena counterfactual thinking, ketika seseorang merasa kalah…
M Leli, warga Padang Bindu yang hilang di Sungai Musi, ditemukan meninggal dunia setelah tim…
Personel Polres Empat Lawang mendonorkan darah B+ untuk membantu bayi yang membutuhkan transfusi akibat kadar…
Kasus Ruben Onsu memasuki babak baru setelah pelapor berdamai dan menarik laporan. Jhon LBF disebut…
Rumah tangga Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan memasuki proses perceraian. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung 1…