Ringkasan Berita:
° Rumor terbaru menyebut Galaxy S26 hanya membawa fast charging 25W dan kamera yang tak berubah.
° Sementara Galaxy A57 dikabarkan melesat dengan 45W.
° Flagship yang seharusnya memimpin justru terancam kalah dari mid-ranger buatan Samsung sendiri.
JAKARTA, LINTANGPOS com – Musim Black Friday biasanya jadi panggung diskon besar, tapi kali ini obrolan warganet justru melompat ke masa depan—tepatnya ke calon flagship Samsung berikutnya: Galaxy S26.
Harapan awalnya sih tinggi. Maklum, setiap rilisan seri S selalu digadang-gadang jadi tonggak baru.
Tapi rangkaian bocoran terbaru justru membuat banyak penggemar mulai mengernyitkan dahi.
Semuanya bermula dari laporan yang menyebut Galaxy S26 masih mengandalkan pengisian cepat 25W. Ya, angka yang sama seperti generasi sebelumnya.
Masalahnya? Di saat Samsung mempertahankan 25W di lini premium, Galaxy A57—si mid-ranger—dikabarkan akan membawa 45W. Hampir dua kali lebih cepat.
Kalau selama ini kamu hidup di 25W, pindah ke 45W itu rasanya seperti dapat “wahyu teknologi”: colok sebentar, baterai langsung ngegas.
BACA JUGA: One UI 8.5 Bocor! Samsung Tambah ‘Benteng Rahasia’ Baru di Galaxy S25, Pencuri Auto Gigit Jari!
Yang bikin heboh adalah kenyataan bahwa flagship yang kemungkinan berharga sekitar USD 800 bisa saja kalah telak dari ponsel kelas menengah seharga USD 500—dan keduanya dari merek yang sama. Ironi yang agak sulit ditelan para fans.
Seakan belum cukup, kabar lain menyebut Galaxy S26 tidak akan membawa peningkatan kamera berarti.
Sensor belakang dan depan dikabarkan sama seperti pendahulunya. Satu-satunya yang mungkin berubah hanyalah telefoto yang naik tipis dari 10 MP ke 12 MP—itu pun belum pasti.
Sementara itu, kompetitor seperti iPhone 17 sudah memperkenalkan kamera selfie baru yang bisa mengambil foto landscape tanpa perlu memiringkan ponsel. Bikin iri? Ya, cukup.
Kondisi ini membuat banyak pengamat merasa Galaxy S26 berada di titik “serba tanggung”: terlalu premium untuk disebut biasa, tapi terlalu sedikit inovasi untuk disebut flagship baru.
Harapannya, tentu saja, masih ada perubahan jelang peluncuran resmi—mungkin bocoran terakhir yang membalikkan narasi.
Untuk saat ini, Galaxy S26 tetap jadi sorotan.
Bukan karena inovasinya, melainkan karena pertanyaan besar: ke mana arah Samsung membawa seri S setelah ini? (*/red)





