Ringkasan Berita:
° Galaxy S26 hadir dengan chipset lebih kencang, kamera ultrawide 50MP, baterai lebih besar, dan dukungan Qi2.
° Meski desain mirip S24, performa dan kameranya naik signifikan.
° Namun apakah peningkatan ini cukup menggoda pengguna S24 untuk upgrade?
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Samsung Universe kembali memanas.
Menjelang peluncuran awal tahun, Galaxy S26 mulai bocor dari berbagai penjuru internet—dan seperti biasa, rumor-rumor awal sempat bikin geger: Samsung disebut akan meniadakan varian “vanilla” demi model Pro.
Tapi drama itu sudah lewat. Galaxy S26 tetap hadir, dan justru jadi salah satu ponsel yang paling dinanti tahun ini.
Dua tahun sejak Galaxy S24 meluncur, banyak pengguna kini berada di masa “dilema tahunan”—upgrade atau bertahan?
Jarak dua generasi biasanya sudah cukup untuk menghadirkan lompatan teknologi. Tapi apakah itu berlaku untuk S26?
Mari kita gali lebih dalam.
BACA JUGA: Harga HP Bakal Melonjak? RAM Samsung Naik 60%, Konsumen Siap-Siap Kaget di 2026!
Desain: Evolusi Halus, Tapi Tetap Familiar
Bocoran gambar menunjukkan bahwa Galaxy S26 masih mempertahankan DNA desain Samsung—bersih, minimalis—namun dengan sentuhan baru: modul kamera berbentuk oval ala Xperia.
Tidak radikal, tapi cukup membuatnya tampak berbeda dari S24 yang menggunakan tiga cutout kamera terpisah.
Dimensinya juga sedikit berbeda:
- S26 lebih tipis (6,96 mm) dan sedikit lebih tinggi,
- sementara S24 tetap menjadi pilihan yang lebih kompak bagi mereka yang kangen ponsel ringkas.
Material premium tetap dipertahankan, dengan frame aluminium dan kaca pelindung yang kemungkinan membawa lapisan anti-reflektif baru pada S26.
Soal warna, Samsung masih menyimpan rapat variasinya—kita baru melihat satu warna biru gelap dari bocoran render.
Layar: Sedikit Lebih Besar, Jauh Lebih Terang
Beralih ke layar, Galaxy S26 akan membawa panel 6,3 inci, sedikit lebih besar dari S24 yang 6,2 inci.







