Gambar ‘Setan’ Serang Samsung Galaxy: Spyware Landfall Bisa Infeksi Tanpa Diklik!

oleh -370 Dilihat
Spyware Landfall memanfaatkan celah nol-klik pada ponsel Samsung Galaxy melalui gambar berbahaya. Aktif hampir setahun sebelum ditambal pada April 2025. (*/IST)

Mayoritas korban berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, seperti Iran, Irak, Turki, dan Maroko — pola yang menunjukkan motif geopolitik dan operasi pengintaian yang sangat terarah.

Para peneliti menemukan bahwa infrastruktur server yang digunakan terhubung dengan domain yang pernah dipakai kelompok pengawasan digital Stealth Falcon.

Meski belum ada atribusi pasti, Unit 42 menyebut rancangan dan operasional Landfall lebih selaras dengan kerja vendor pengawasan profesional ketimbang pelaku kriminal siber biasa.

Begitu tertanam di perangkat, Landfall mampu merekam audio, mengaktifkan kamera, mengumpulkan pesan, kontak, log panggilan, hingga melacak lokasi secara real-time.

Serangan seperti ini memperlihatkan bahwa spyware modern tak lagi menunggu korban membuat kesalahan—bahkan satu file yang masuk pun bisa menjadi pintu masuk.

BACA JUGA: Samsung Sindir iPhone Air Habis-Habisan! Galaxy S25 Edge Jadi Raja Baru Smartphone Tipis?

Walaupun tambalan sudah tersedia, para peneliti mengingatkan potensi keberadaan celah lain yang belum terungkap.

Pemilik Galaxy yang masuk kategori terdampak disarankan memastikan ponsel tetap diperbarui, berhati-hati menerima file dari sumber tak dikenal, dan memperhatikan tanda-tanda mencurigakan seperti konsumsi baterai yang tak wajar atau penggunaan data yang melonjak.

Dengan meningkatnya ancaman serupa, produsen perangkat memperkuat lini pertahanan: Apple memperluas Lockdown Mode, sementara Google menguji deteksi ancaman langsung untuk pengguna Android.

Di tengah persaingan teknologi, keamanan mobile kini menjadi medan tempur yang semakin genting. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.