Geger di Musi Rawas! Bocah SD Jadi Korban Pemerkosaan Tetangga Selama Setahun, Terungkap Gara-Gara Bercak Darah di Celana

oleh -75 Dilihat
Bocah SD di Musi Rawas diduga diperkosa tetangganya selama setahun. Kasus terungkap setelah teman korban menemukan tanda mencurigakan di celana. (*/Ilustrasi)

Ringkasan Berita:

° Kasus memilukan terjadi di Musi Rawas. Seorang pelajar kelas 2 SD diduga menjadi korban pemerkosaan oleh tetangganya, KA, selama setahun.

° Aksi bejat itu terbongkar setelah teman korban melihat bercak darah di celana dalamnya.

° Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut.


MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com Warga Kabupaten Musi Rawas (Mura) dikejutkan oleh kabar memilukan.

Seorang pelajar kelas 2 SD diduga menjadi korban pemerkosaan oleh tetangganya sendiri, KA, yang telah berlangsung berulang kali selama satu tahun terakhir.

Kasus ini terungkap secara tidak sengaja pada Jumat malam, 7 November 2025.

Menurut keterangan ibu korban, R, ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah teman anaknya datang ke rumah dan menceritakan hal mengejutkan.

“Temannya bilang anak saya sering mengeluh ada bercak darah di celana dalamnya. Anak saya cerita kalau setiap hari memang begitu,” ujar R saat ditemui, Rabu 12 November 2025.

Mendengar cerita itu, R langsung menanyai anaknya secara langsung.

BACA JUGA: Unsri Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, BEM FISIP Ultimatum Dekanat!

Akhirnya, sang anak pun mengaku bahwa ia telah beberapa kali diperkosa oleh KA, seorang duda yang tinggal tak jauh dari rumah mereka.

“Awalnya tahun lalu, saat anak saya sedang main di dekat rumah KA. Dia dipanggil, dipinjami HP, lalu diperkosa. Ternyata itu terjadi berulang kali sampai sekarang,” jelas sang ibu dengan nada bergetar.

Setelah mendengar pengakuan anaknya, R segera membawa korban ke Puskesmas pada Sabtu, 8 November 2025, untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka pada alat kelamin korban yang menguatkan dugaan tindak asusila.

Namun, pelaku KA diketahui sudah melarikan diri dari rumahnya tak lama setelah peristiwa itu terungkap.

“Begitu tahu, dia langsung kabur. Kami langsung melapor ke polisi,” kata R.

BACA JUGA: Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UMP Naik ke Penyidikan, LBH Bima Sakti Apresiasi Kinerja Polres Ogan Ilir

Laporan resmi disampaikan ke Mapolres Musi Rawas pada Senin, 10 November 2025.

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Redho Agus Suhendra, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan kami sedang memanggil saksi-saksi tambahan,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga tengah memburu keberadaan KA, yang diduga menjadi pelaku utama dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat atau mencurigai tindakan serupa di lingkungan sekitar. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.