Categories: Pertanian Sumsel

Gubernur Sumsel Keluhkan Infrastruktur Minim, Produksi Padi Terhambat


Ringkasan Isi Berita:
° Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan keterbatasan infrastruktur pertanian, terutama jaringan irigasi, menjadi penghambat utama peningkatan produksi padi di wilayahnya.

° Meski program cetak sawah seluas 38 ribu hektare telah berjalan, hanya kurang dari 100 ribu hektare lahan yang mendapat irigasi teknis dari total 519 ribu hektare luas baku sawah.

° Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional dinilai penting untuk menambah pasokan air, namun proyek tersebut belum rampung meski sudah lima tahun berjalan.


Palembang, LintangPos.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluhkan keterbatasan infrastruktur pertanian yang menjadi penghambat utama dalam meningkatkan produksi padi di wilayah tersebut.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan bahwa upaya peningkatan produktivitas pertanian memerlukan langkah seimbang antara ekstensifikasi dan intensifikasi.

Dari sisi ekstensifikasi, Pemprov Sumsel telah melaksanakan program cetak sawah seluas 38 ribu hektare sesuai target pemerintah pusat.

Namun, pada sisi intensifikasi, Deru menyebut masih banyak tantangan, terutama dalam hal jaringan irigasi pertanian.

“Dari total 519 ribu hektare luas baku sawah (LBS) di Sumsel, irigasi teknisnya belum mencapai 100 ribu hektare,” ujarnya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan, Rabu (15/10/2025).

Menurut Deru, penambahan jaringan irigasi baik primer, sekunder, maupun tersier hanya bisa dilakukan dengan menambah debit air.

BACA JUGA: Vaksinasi Rabies Gratis di Empat Lawang, Dinas Pertanian Siapkan Souvenir untuk Peserta!

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah melalui pembangunan Bendungan Tiga Dihaji, yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).

Sayangnya, proyek tersebut hingga kini belum juga selesai. “Tiga Dihaji sudah lima kali ulang tahun, tapi belum juga selesai-selesai,” keluhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan pentingnya pembangunan bendungan tersebut karena berpotensi menambah luas tanam padi di Sumsel.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: anggaran ketahanan pangan 2025 BBWS Sumatera VIII Bendungan Tiga Dihaji Herman Deru infrastruktur pertanian irigasi pertanian ketahanan pangan keterlambatan proyek Bendungan Tiga Dihaji luas baku sawah Sumatera Selatan pembangunan irigasi di Sumatera Selatan produksi padi Sumatera Selatan
Topik: Pertanian

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras Ilegal di Dua Warung

Polres Empat Lawang menyita 208 botol miras ilegal dari dua warung di Tebing Tinggi melalui…

53 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Enam Daerah Irigasi Empat Lawang Direhabilitasi, Anggaran Rp42 Miliar

Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polsek Muara Pinang Amankan Pria, Diduga Edarkan 1 Kg Ganja

Polsek Muara Pinang mengamankan pria berinisial Z (39) dalam kasus dugaan peredaran ganja sekitar 1…

2 hari ago
  • Berita

Informasi Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang, Berikut Penjelasan Sekda!

Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang masih menunggu formasi KemenPAN-RB. Sekda Fauzan Khoiri Denin menyebut seleksi…

3 hari ago
  • Berita

Sekda Empat Lawang Lantik 27 Pejabat, ASN Diminta Siap Hadapi Persaingan Terbuka

Pemkab Empat Lawang melantik 27 pejabat. Sekda Fauzan Khoiri mengingatkan ASN meningkatkan kompetensi menghadapi persaingan…

4 hari ago
  • Berita

53 Pelajar Empat Lawang Ikuti Latihan Kepemimpinan Siswa Angkatan IX

Sebanyak 53 pelajar Empat Lawang mengikuti LKS Angkatan IX 2026 untuk membentuk karakter, disiplin, integritas,…

4 hari ago