Yuli berharap kasus ini diproses secara adil dan profesional oleh aparat penegak hukum.
“Saya ingin kejadian seperti ini tidak terulang lagi di lingkungan sekolah. Ini sangat mencoreng dunia pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sako AKP Apriansyah membenarkan laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima Rabu kemarin. Saat ini penyelidikan masih berlangsung,” ujar Apriansyah.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dua tenaga pendidik di sekolah negeri, di mana seharusnya lingkungan pendidikan menjadi contoh kedisiplinan dan etika bagi siswa. (*/red)
Page: 1 2
Polres Empat Lawang mengamankan pria 52 tahun di Pendopo. Polisi menyita diduga sabu 0,14 gram,…
Kapolsek Tebing TTinggi Kompol Herman Akhiri mengarahkan klaim lahan 75 hektare terhadap PTPN diselesaikan melalui…
PTPN IV Regional 7 siap membuka mediasi dan memenuhi panggilan pihak berwenang terkait klaim lahan…
Polres Empat Lawang mengamankan pria berinisial E dengan 16 paket sabu seberat bruto 3,26 gram…
Polres Empat Lawang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Jadi…
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…