Banyak pihak menilai bahwa konflik personal seharusnya tidak mencederai martabat profesi guru.
BACA JUGA: Guru dan Komite SMA Negeri 1 Merapi Barat Tolak Kepemimpinan Kepala Sekolah
“Guru adalah teladan, jadi seharusnya bisa menahan diri dan menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin,” tulis salah satu komentar warganet.
Sementara itu, beberapa pihak berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran penting bagi lingkungan pendidikan, agar sistem komunikasi dan penyelesaian konflik di sekolah dapat diperbaiki, menghindari terulangnya kekerasan fisik antartenaga pendidik. (*/red)
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…
Kejari Empat Lawang menggelar syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bupati Joncik Muhammad menekankan…
Reminder bersama Abu Marlo dan Sandra Novita mengajak pendengar memahami bahwa rasa sakit akibat perkataan…