Kasus guru menampar rekan di SMAN 16 Palembang viral. Pelaku Suretno minta maaf. Sumber: tiktok.com/@mediacakrabuana
Ringkasan Isi Berita:
° Kasus penganiayaan antarguru di SMAN 16 Palembang menjadi sorotan setelah video kejadian viral di media sosial.
° Guru bernama Suretno (SR), yang juga bendahara Dana BOS, meminta maaf usai menampar rekannya, Yuli Nuriza, dalam cekcok soal tanda tangan berkas sertifikasi.
° Meski mengaku khilaf dan berharap mediasi, Yuli telah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sako.
° Polisi kini tengah memproses laporan tersebut.
Palembang, LintangPos.com – Kasus penganiayaan antarguru di SMA Negeri 16 Palembang mendadak viral setelah rekaman CCTV dan video dari lokasi tersebar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang guru perempuan bernama Yuli Nuriza menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh rekannya, Suretno (SR), yang menjabat sebagai Bendahara Dana BOS di sekolah tersebut.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu siang, 15 Oktober 2025, di area sekolah yang berlokasi di Jalan Lebak Murni, Kecamatan Sako, Palembang.
Keributan bermula dari perselisihan seputar tanda tangan kepala sekolah (Kepsek) yang diperlukan untuk melengkapi berkas sertifikasi guru.
Menurut keterangan korban, Yuli, ia hanya bermaksud mengembalikan berkas sertifikasi yang sudah ditandatanganinya kepada operator sekolah untuk diserahkan kepada Kepala Sekolah.
Namun, operator menolak berkas tersebut dengan alasan sebelumnya Kepala Sekolah sudah memarahinya karena Yuli tidak menghadap langsung.
BACA JUGA: Sekolah Rakyat di Empat Lawang Bakal Dibangun dengan Nilai Rp100 Miliar
“Saya merasa tidak perlu menghadap langsung karena itu hanya urusan administrasi biasa,” ungkap Yuli Nuriza saat diwawancarai.
Ketegangan memuncak saat Yuli berpapasan dengan SR di depan ruang operator.
“Dia ngoceh-ngoceh, saya tanya ‘nak ngapo kau’, tiba-tiba dia menampar saya dan mendorong saya sampai kepala saya dibenturkan ke dinding,” beber Yuli.
Keributan itu segera dilerai oleh guru-guru lain, namun aksi tersebut sudah sempat terekam CCTV dan menyebar cepat di media sosial.
Di sisi lain, Suretno (SR) yang kini tengah dirawat di rumah sakit karena luka cakaran di leher dan tangan terinfus, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Yuli.
BACA JUGA: Viral! Guru Ngaji Diduga Diusir Lurah Talang Betutu Saat Urus Validasi Meteran Mushola
“Semula saya terlibat cekcok mulut sama dia, akibatnya saya menampar dia. Terjadi dorong-dorongan sampai kancing baju saya lepas,” ujarnya dikutip dari video yang diunggah akun TikTok @mediacakrabuana.
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Desa Karang Are dan mengimbau warga tidak membuka…