Harga Beras Medium di Sumsel Merangkak Naik, Premium Stabil

oleh -294 Dilihat
oleh
Harga beras medium di Sumsel naik ke Rp13.500–Rp14.000 per kg, sementara beras premium stabil. Pemerintah gelar operasi pasar dan salurkan beras SPHP.
Harga beras medium di Sumsel naik ke Rp13.500–Rp14.000 per kg, sementara beras premium stabil. Pemerintah gelar operasi pasar dan salurkan beras SPHP. Foto: Ilustrasi/LintangPos.com

Palembang, LintangPos.com – Memasuki September 2025, dinamika harga beras di Sumatera Selatan kembali menyedot perhatian publik.

Di tengah kebutuhan pangan yang terus berjalan, harga beras medium perlahan merangkak naik, sementara beras premium cenderung stabil meski beberapa jenis khusus menunjukkan potensi lonjakan.

Bagi keluarga menengah ke bawah, beras medium menjadi kebutuhan pokok harian.

Saat ini, harga beras medium di pasar tradisional Sumsel mencapai Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram.

Angka ini tidak melonjak drastis, namun cukup memberi beban tambahan pada pengeluaran bulanan.

Berbeda dengan medium, harga beras premium relatif stabil di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram.

BACA JUGA: Agustus 2025 Ratusan Warga Empat Lawang Tercapture ETLE , Kasat Lantas Ajak Lebih Patuh Berlalulintas

BACA JUGA: Penodongan di Jembatan Ampera Kembali Terjadi, Seorang Pemuda Jadi Korban

Meski begitu, beberapa jenis khusus seperti Selancar dan Pandan Wangi sudah menembus Rp16.600 per kilogram, berdasarkan data Dinas Perdagangan Sumsel.

Kenaikan harga beras medium dipicu sejumlah faktor, antara lain berkurangnya pasokan distributor, meningkatnya biaya distribusi, serta cuaca buruk yang mengganggu proses panen dan transportasi.

Alhasil, suplai ke pasar tersendat dan harga ikut terdorong naik.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumsel menegaskan stok beras masih aman dengan cadangan sekitar 150 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.

Untuk meredam kenaikan harga, pemerintah memperkuat distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Program ini menawarkan harga eceran tertinggi Rp12.500 per kilogram di wilayah Sumsel.

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas, Pemprov Sumsel Serahkan Sertifikat Peternakan di Banyuasin

BACA JUGA: Fulham Sindir Wasit, Gol Dianulir Josh King Jadi Terbaik Bulan Agustus

Selain itu, Bulog juga gencar menggelar operasi pasar di sejumlah titik strategis.

Kehadiran beras murah ini diharapkan mampu menjaga harga tetap terkendali di pasar tradisional.

Kenaikan harga beras medium tetap meninggalkan dampak nyata. Rumah tangga yang bergantung pada beras medium harus mengatur ulang anggaran bulanan.

Sementara itu, inflasi pangan di Sumsel berpotensi terdorong naik, mengingat beras merupakan komoditas utama penyumbang inflasi di daerah.

Harga beras medium diperkirakan bertahan di kisaran Rp13.500–Rp14.500 per kilogram sepanjang September 2025.

Faktor cuaca, distribusi, dan hasil panen di sentra produksi akan menjadi penentu utama.

BACA JUGA: Cegah Penyakit Menular, Lapas Empat Lawang Gelar Skrining TBC dan Pengecekan Suhu Kamar Hunian

BACA JUGA: Gerebek Kontrakan di Tugumulyo, Polisi Amankan Pemuda dengan 5,70 Gram Sabu

Jika panen berjalan lancar, harga beras medium berpotensi turun ke Rp13.500. Namun, bila cuaca ekstrem berlanjut, harga bisa naik hingga Rp14.500.

Untuk beras premium, stabilitas lebih mungkin bertahan di rentang Rp14.500–Rp16.500 per kilogram, kecuali terjadi gangguan distribusi di daerah penghasil beras khusus.

Secara keseluruhan, kondisi pasar beras di Sumsel masih terkendali. Pemerintah mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying, karena stok beras terjamin.

Program SPHP dan operasi pasar akan terus digulirkan demi menjaga harga tetap wajar.

Ke depan, distribusi dan pasokan menjadi kunci utama kestabilan harga. Selama kedua faktor ini terjaga, lonjakan besar tidak akan terjadi.

Meski begitu, masyarakat tetap diingatkan agar waspada terhadap pengaruh cuaca ekstrem dan biaya distribusi yang bisa sewaktu-waktu memicu gejolak harga. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.