Ribuan kepala keluarga menggantungkan hidup dari sektor ini, baik sebagai petani, buruh kebun, maupun pelaku usaha turunannya.
BACA JUGA: Gebrakan Baru! Muba Buka ‘Jalur Cepat’ Pendidikan Gratis untuk Cetak SDM Sawit Kelas Industri
Kenaikan harga TBS, meski belum sepenuhnya dirasakan merata, tetap memberi harapan baru bagi roda ekonomi daerah.
Perputaran uang di desa-desa penghasil sawit mulai terasa meningkat, terutama menjelang akhir bulan.
Dengan tren harga yang cenderung positif, masyarakat berharap ada kebijakan atau mekanisme yang dapat memperkecil selisih harga antara tingkat petani dan pabrik.
Transparansi harga, efisiensi rantai distribusi, serta dukungan infrastruktur dinilai menjadi kunci agar kesejahteraan petani sawit benar-benar meningkat.
Untuk sementara, petani di OKU memilih tetap bersabar dan berharap tren kenaikan harga sawit ini bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan awal dari stabilitas harga yang lebih baik di sepanjang tahun 2026. (*/red)
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…
Kejari Empat Lawang menggelar syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bupati Joncik Muhammad menekankan…
Reminder bersama Abu Marlo dan Sandra Novita mengajak pendengar memahami bahwa rasa sakit akibat perkataan…