Sekda Empat Lawang Fauzan memimpin upacara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/7/2026). Foto: doc/LintangPos.com
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Kabupaten Empat Lawang menjadi momentum menegaskan transformasi koperasi menuju era modern.
Sekda Fauzan mengajak seluruh gerakan koperasi berinovasi, memanfaatkan teknologi digital, dan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui semangat gotong royong.
Semangat gotong royong kembali digaungkan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/7/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat menjadi ajang mengingatkan kembali bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan pilar utama dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.
BACA JUGA: Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Pasar Tebing Tinggi Dimulai
Membacakan pidato Menteri Koperasi Republik Indonesia, Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, mulai dari pengurus, pengelola, pengawas hingga anggota yang selama ini terus menjaga eksistensi koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Harkopnas tahun ini menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pidatonya, Fauzan mengingatkan kembali pemikiran Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, yang menempatkan koperasi sebagai wujud nyata demokrasi ekonomi.
Menurutnya, koperasi dibangun atas dasar gotong royong, tolong-menolong, dan rasa kekeluargaan, di mana setiap anggota memiliki hak serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Keberhasilan koperasi bukan hanya diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan seluruh anggotanya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…