Dengan kondisi ini, Liverpool tak lagi membutuhkan sosok penyerang veteran.
Kane yang akan berusia 33 tahun pada musim panas mendatang memang tetap berstatus kelas dunia, namun profilnya jelas berbeda dari kebijakan transfer The Reds.
Klub asal Merseyside itu lebih suka berinvestasi pada pemain berusia muda hingga pertengahan 20-an, ketimbang mengeluarkan dana besar untuk striker senior.
BACA JUGA: Wapres Gibran Disambut Hangat saat Kunjungi SRMA 7 Palembang
Di sisi lain, kehadiran Isak dan Ekitike sudah memberi kombinasi ideal antara pengalaman, potensi, dan konsistensi.
Bahkan, Liverpool masih punya stok talenta muda seperti Jayden Danns, yang disebut-sebut memiliki gaya bermain mirip Kane.
Dengan skema regenerasi yang begitu rapi, Anfield tak perlu repot berburu bomber berpengalaman lagi.
Dengan kata lain, andai Kane benar kembali ke Premier League, ia justru akan berstatus rival, bukan penggawa The Reds.
Dan buat fans Liverpool, itu bukan masalah—karena mereka merasa sudah punya generasi baru yang siap membawa tim bersaing di papan atas. (*/red)






