Tapi sekarang seperti orang stres, menutup diri.
BACA JUGA: UEFA Pertimbangkan Larangan Israel, Ancaman Besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Harapannya, pelaku diproses seadil-adilnya dan jangan sampai ada korban lain,” tegasnya.
Korban yang dikenal berprestasi di sekolah bahkan tidak berani masuk kelas sejak kasus ini mencuat.
Sang ayah berharap agar proses hukum berjalan transparan dan memberi rasa aman kembali pada dunia pendidikan.
Cermin Buram Dunia Pendidikan
Kasus ini kembali menjadi catatan kelam dunia pendidikan di Lubuk Linggau.
Masyarakat berharap pihak berwenang memberi hukuman setimpal bagi pelaku dan memperkuat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang. (*/red)






