Kebijakan ini dibuat untuk menjaga prinsip keadilan dan menghindari tumpang tindih tunjangan dalam sistem penggajian ASN.
Fenomena ramainya kabar TPG 100 persen di media sosial menunjukkan tingginya perhatian guru terhadap isu kesejahteraan.
Namun, kondisi ini juga menuntut kehati-hatian.
Informasi yang beredar sering kali hanya menampilkan angka besar tanpa penjelasan konteks regulasi.
Bapak dan ibu guru diimbau untuk:
Dengan pemahaman yang utuh, guru tidak hanya terhindar dari kesalahpahaman, tetapi juga bisa lebih siap dalam mengelola keuangan pribadi.
Jadi, apakah benar TPG 100 persen bisa mencapai lebih dari Rp5 juta di akhir 2025? Jawabannya: benar, tetapi dengan catatan.
Benar karena:
Namun bersyarat karena:
Dengan memahami regulasi PP Nomor 11 Tahun 2025 dan PMK Nomor 23 Tahun 2025, bapak dan ibu guru kini memiliki gambaran yang lebih jernih.
Bukan sekadar berharap pada angka, tetapi memahami hak dan ketentuan yang berlaku secara resmi.
Di tengah hiruk-pikuk informasi, satu hal tetap penting: literasi kebijakan adalah kunci agar guru tidak salah tafsir dan tetap tenang menatap akhir tahun 2025. (*/red)
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…
Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…
Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…
Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…