Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Senin (3/8/2026). Foto: dok/Humas Pemprov Sumsel
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Senin (3/8/2026).
Kegiatan menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Acara diawali dengan penampilan drama musikal dari Komunitas Kampoeng Dongeng Indonesia Wilayah Sumsel bertema “Gemilang Cita Anak Indonesia Hebat dan Peduli”.
Pertunjukan interaktif tersebut mendapat sambutan meriah dari ratusan anak dan tamu undangan yang hadir.
BACA JUGA: Feby Herman Deru Perkuat Pembinaan PKK di Empat Lawang
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ajang refleksi bagi orang tua, pemerintah, dan seluruh pihak dalam mempersiapkan masa depan generasi penerus bangsa.
“Tugas utama kita sebagai orang tua adalah mempersiapkan mereka untuk menjadi anak-anak yang berhasil. Tidak ada satu pun orang tua yang mengharapkan anaknya gagal,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, setiap generasi memiliki tantangan dan fasilitas yang berbeda.
Karena itu, dalam menyongsong visi Indonesia Emas, anak-anak perlu dibekali pendidikan yang menyeluruh, mulai dari penguatan moral, akhlak, hingga ruang untuk berkreasi dan mengembangkan potensi diri secara positif.
BACA JUGA: Tak Mau Anak Terlewat, MBG Empat Lawang Tembus Wilayah Pelosok
“Kita harus menyiapkan anak-anak kita dengan asupan moral yang kuat, bekal pendidikan akhlak, serta memberikan ruang bagi mereka untuk bergaul, berkreasi, dan berimprovisasi secara positif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sumsel, Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si., mengatakan peringatan HAN menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di Sumatera Selatan.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, DP3A Sumsel terus menjalankan berbagai program strategis, di antaranya sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah serta kampanye edukasi hak anak yang menyasar satuan pendidikan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Page: 1 2
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…