Herman Deru mengungkapkan, kontribusi UMKM saat ini berada di kisaran 10 persen terhadap perekonomian Sumatera Selatan.
“Apapun produknya, jika jaringannya terjalin dengan baik, akses pasar akan terbuka lebar. Tugas kita bersama adalah mengeskalasi kapasitas UMKM agar mereka benar-benar naik kelas,” tegas Herman Deru.
BACA JUGA: MoU PLN-Kejari Perkuat Layanan Listrik Empat Lawang
Menurutnya, Pemprov Sumsel telah melakukan berbagai pendampingan bagi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan keterampilan atau upskilling, fasilitasi akses permodalan hingga perluasan pasar.
Namun, Herman Deru menilai dukungan media juga memiliki peran penting untuk meningkatkan visibilitas sekaligus memperkuat branding produk lokal Sumsel.
Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital, terutama bagi pelaku usaha muda dan kreatif.
Literasi keuangan yang baik, menurutnya, perlu diiringi pemanfaatan teknologi secara optimal.
BACA JUGA: L300 2026 Hadir Lagi, Ini Rahasia Tetap Jadi Raja Niaga
Herman Deru berharap hasil Jelajah UMKM Sumsel 2026 nantinya dapat memberikan potret komprehensif sekaligus masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan.








