Ringkasan Berita:
° Gubernur Sumsel Herman Deru membuka Retret Pemuda Laskar Pandu Satria Jilid II di Bumi Perkemahan Palembang.
° Kegiatan ini diikuti 100 pelajar SMA/SMK se-Sumsel untuk membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan guna menghadapi era bonus demografi 2045.
Palembang, LintangPos.com — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan Retret Pemuda Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus, Palembang.
Acara ini diikuti 100 peserta yang merupakan perwakilan pelajar SMA dan SMK dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Gubernur ini bertujuan membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menanamkan semangat solidaritas dan kepemimpinan bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Retret ini penting karena menjadi sarana pembinaan pemuda melalui berbagai metode, baik dari unsur TNI, Pramuka, Polri, maupun para pengajar lainnya,” ujar HD.
Ia menegaskan, pembinaan tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga pembentukan mental dan karakter agar pemuda Sumsel siap menghadapi bonus demografi 2045.
“Kita tidak hanya menyiapkan jumlah, tapi juga kualitas. Pemuda Sumsel harus menjadi garda terdepan, bukan penonton,” tegasnya.
Gubernur juga berpesan agar para peserta menjadi pelopor kebaikan dan bijak memanfaatkan teknologi.
“Kalian harus menjadi penguasa IT, bukan korban IT. Jadilah pemuda berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” tambahnya.
Selain itu, Herman Deru meminta para orang tua mempercayakan proses pendidikan selama kegiatan berlangsung kepada panitia.
“Tempat ini adalah wadah untuk menggembleng pemuda menjadi pribadi tangguh,” ujarnya.
Ia berharap Retret Laskar Pandu Satria Jilid II menjadi wadah lahirnya generasi muda Sumsel yang disiplin, berakhlak, dan siap memimpin masa depan bangsa.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Rudi, selaku Ketua Satgas Retret, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan pemuda.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan nilai moral, membentuk karakter disiplin, dan menumbuhkan semangat solidaritas,” jelasnya.
Rudi menambahkan, kegiatan ini melibatkan sinergi antara Pemprov Sumsel, TNI, Polri, dan Pramuka guna membangun semangat juang sejati di kalangan peserta.
Retret ini berlangsung selama satu pekan, dari 5 hingga 14 November 2025, diikuti 100 pelajar dari seluruh SMA dan SMK se-Sumsel. (*/red)







