Dengan layar sekunder tersebut, pengguna tetap bisa mengakses media sosial, melihat foto, membaca komik berwarna hingga menonton video pendek.
Namun, layar tambahan tersebut tidak dapat digunakan secara nirkabel seperti konsep layar sekunder OPPO Bubble pada Reno 16 Series.
Artinya, pengguna harus memasangnya secara fisik di bagian belakang perangkat.
BACA JUGA: Samsung Galaxy A57 Siap Menggebrak Indonesia, Spesifikasinya Gila-Gilaan!
Di sektor performa, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra menggunakan chipset Qualcomm QCM6690 yang dibuat dengan proses fabrikasi 4nm serta mendukung jaringan 5G.
Sistem perangkat dirancang untuk menyesuaikan konsumsi daya.
Ketika digunakan membaca, konsumsi daya dapat ditekan, sedangkan performa ditingkatkan saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan kemampuan pemrosesan lebih besar.
Kedua smartphone juga telah menjalankan Android 16 dan tetap mendukung pemasangan aplikasi Android seperti smartphone pada umumnya.
BACA JUGA: 5 HP Kamera Depan Terbaik 2025, Selfie Tajam Bikin Percaya Diri
Untuk daya, Hisense membekali A10 Pro dan A10 Ultra dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh.








