MatePad 12 X 2025 menawarkan layar matte ciamik dan performa solid, tapi terkendala ekosistem aplikasi tanpa Google. Kuat di hardware, rapuh di software. (*/IST)
° Huawei MatePad 12 X 2025 hadir dengan layar matte 144Hz, baterai jumbo, dan performa tangguh.
° Namun, tanpa Google Play Services, tablet ini terasa kurang maksimal meski hardware-nya mengesankan.
° Cocok bagi kreator yang siap kompromi dengan software.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Huawei kembali menggebrak pasar tablet kelas menengah lewat MatePad 12 X 2025, perangkat seharga £599 (sekitar Rp 12 jutaan) yang diklaim ideal bagi mahasiswa, kreator, dan freelancer.
Namun, apakah tablet ini benar-benar mampu menantang lini iPad Pro atau Galaxy Tab terbaru? Berikut ulasan lengkap berdasarkan laporan Android Authority.
MatePad 12 X mengusung bodi 6 mm dengan bobot 555 gram—sedikit lebih berat dari iPad Pro 11 inci.
Meski tidak dibekali sertifikasi tahan air atau debu, desain belakang bertekstur seperti sandstone membuatnya nyaman digenggam.
Sudut belakang yang melandai juga menambah ergonomi saat digunakan lama.
BACA JUGA: Huawei Bikin Kejutan! File iPhone Bisa ‘Ngalir’ ke Ponsel HarmonyOS 6, Saingi AirDrop?
Bagian paling memukau tentu layar matte 12 inci beresolusi 2.800 x 1.840 dengan refresh rate 144Hz.
Anti-reflection-nya sangat efektif hingga membuat penggunaan di bawah cahaya interior dan luar ruangan tetap nyaman.
Meski bukan OLED, kualitas visualnya dianggap sangat memadai di kelas harga ini. Satu kekurangan kecil: sidik jari terlihat lebih jelas karena lapisan matte.
Tablet ini dipersenjatai baterai 10.100 mAh—lebih besar dari Galaxy Tab S11—namun pengujian menunjukkan video YouTube 480p hanya bertahan sekitar enam jam, jauh dari klaim 14 jam.
Fast charging 66W tersedia, tetapi hanya jika memakai charger khusus Huawei yang dijual terpisah.
BACA JUGA: Huawei Nova Flip S Resmi Meluncur: Ponsel Lipat Termurah dengan Fitur Premium
Dapur pacu HiSilicon Kirin T92 dengan RAM 12GB cukup untuk pengeditan video ringan dan drawing dengan banyak layer.
Enam speaker internal mampu menghasilkan bass kuat, meski mid dan high terdengar sedikit muddy.
Keyboard folio bawaan dinilai fungsional tapi tidak istimewa.
Page: 1 2
Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…
Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Tanjung Baru untuk mendorong kemandirian pangan dan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan…
Dr. Wulan Purnamasari menegaskan tiga pilar Demokrat: memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
Polsek Muara Pinang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengajak warga mencegah kebakaran hutan serta lahan…