Categories: Metropolis Palembang

Sultan Marah! Pembangunan Gedung 7 Lantai RS AK Gani Disebut Ancam Kehormatan Benteng Kuto Besak

Ringkasan Berita:

° Sultan Palembang Darussalam SMB IV menolak pembangunan gedung 7 lantai RS dr. AK Gani di kawasan Benteng Kuto Besak.

° Ia menilai proyek itu mengancam nilai historis BKB.

° TACB dan budayawan juga meminta pembangunan dikaji ulang dan melibatkan ahli cagar budaya sebelum dilanjutkan.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn, akhirnya angkat bicara terkait rencana pembangunan gedung tujuh lantai Rumah Sakit dr. AK Gani di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

Penolakan terhadap proyek tersebut kini semakin menguat dari berbagai pihak.

Gelombang keberatan sebelumnya sudah disuarakan budayawan, sejarawan, serta Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Palembang.

Dalam rilis yang diterima pada Jumat, 28 November 2025, SMB IV menegaskan bahwa Benteng Kuto Besak bukan sekadar bangunan tua, melainkan simbol kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam.

Menurut Sultan, BKB adalah satu-satunya benteng di Nusantara yang dibangun dengan dana dan tenaga pribumi.

“Warisan monumental seperti ini tidak boleh dikompromikan oleh pembangunan modern yang berpotensi mengikis nilai historisnya,” ujarnya.

BACA JUGA: Sidang Korupsi Pasar Cinde Memanas, Deretan Pejabat Top Sumsel ‘Dikuliti’ di Persidangan!

Ia menyoroti bahwa di kota-kota besar seperti Bandung, aturan pelestarian cagar budaya diterapkan ketat, termasuk larangan mendirikan bangunan yang menjulang melebihi tinggi bangunan sejarah.

Prinsip visual heritage itu dinilai penting untuk menjaga karakter kawasan.

“Kita sangat menyayangkan jika prinsip serupa tidak diberlakukan di Palembang, apalagi di BKB yang memiliki arti penting bagi identitas masyarakat,” tegas Sultan.

TACB Minta Pembangunan Dikaji Ulang

TACB Palembang juga menyuarakan sikap tegas. Mereka menilai pembangunan gedung tinggi berpotensi mengurangi nilai cagar budaya.

“Perlu dikaji ulang, bahkan jika perlu dibatalkan,” kata salah satu perwakilan TACB.

BACA JUGA: Terungkap! Dokumen Ditandatangani Tanpa Dibaca di Kasus Korupsi Pasar Cinde: Sidang Panas, Nama Besar Terseret

SMB IV berharap pihak terkait memahami bahwa pembangunan fasilitas publik tetap harus menghormati karakter kawasan bersejarah.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Benteng Kuto Besak cagar budaya Palembang Kodam II Sriwijaya gelar parade HUT TNI penolakan pembangunan RS AK Gani SMB IV Sultan Palembang TACB Palembang

Recent Posts

  • Nasional
  • Religi
  • Sumsel

Herman Deru Tantang Kafilah Sumsel Kembalikan Kejayaan MTQ

Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…

2 jam ago
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Herman Deru Soroti Masa Depan Transmigrasi, RUU Diminta Bereskan Aset

Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…

3 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Bhabinkamtibmas Cek Pekarangan Bergizi, Dorong Ketahanan Pangan Desa

Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Tanjung Baru untuk mendorong kemandirian pangan dan…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polsek Talang Padang Gencarkan Makmano Karhutla

Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan…

10 jam ago
  • Nasional
  • Politik

Wulan Purnamasari Soroti Tiga Pilar Perjuangan

Dr. Wulan Purnamasari menegaskan tiga pilar Demokrat: memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.

14 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Kades di Muara Pinang Didorong Cegah Karhutla dari Rumah

Polsek Muara Pinang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengajak warga mencegah kebakaran hutan serta lahan…

14 jam ago