Saat itu, genangan air merendam sejumlah bagian jalan, namun hanya berlangsung sekitar empat jam sebelum akhirnya surut dan kembali normal.
“Kurang lebih empat jam air sudah mulai surut dan kendaraan bisa melintas seperti biasa. Saat ini anggota kami juga sudah turun ke lokasi untuk memantau kondisi,” bebernya.
Kehadiran petugas di lokasi diharapkan dapat membantu mengatur lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan.
Polisi juga terus memantau perkembangan debit air Sungai Jernih, mengingat intensitas hujan di wilayah Musi Rawas masih cukup tinggi.
AKP Hendrawan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan banjir seperti Jalan Lintas Mura–Pali.
BACA JUGA: BNPB Turun Tangan! OKI Terima Bantuan Rp395 Juta untuk Banjir
Ia mengingatkan agar pengendara tidak memaksakan diri menerobos genangan air yang cukup dalam karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Waspada sangat diperlukan, apalagi saat hujan deras seperti sekarang. Beberapa titik di jalan lintas ini memang sering tergenang akibat luapan sungai,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi genangan air masih terpantau di beberapa titik, namun diharapkan akan segera surut seiring berkurangnya intensitas hujan.
Warga pun berharap adanya solusi jangka panjang agar banjir musiman di jalur vital tersebut tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat. (*/red)
Page: 1 2
Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…
Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…
Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…
Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…
Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…