Ihagee dan Kamera SLR Pertama di Dunia

oleh -550 Dilihat
oleh
Ihagee, didirikan Johan Steenberg (1912), cetak sejarah dengan Kine Exakta (1936), SLR 35mm pertama di dunia. Inovasi Karl Nüchterlein ubah fotografi. Populer di film Hitchcock. (*/IST)

Visi Jauh ke Depan dan Momen Hollywood

BACA JUGA: Leica M EV1 Resmi Diluncurkan: Kamera M-Series Tanpa Rangefinder Optik, Inovasi atau Pengkhianatan Tradisi?

Kepintaran Nüchterlein melampaui masanya.

Secara mengejutkan, ia telah merancang dan mematenkan versi pengukuran TTL (Through-The-Lens) untuk Exakta pada tahun 1943, dua dekade sebelum Topcon RE-Super (1963) merealisasikannya.

Sayangnya, desain revolusioner ini tidak pernah terwujud. Nüchterlein harus bertugas dalam Angkatan Darat Jerman selama Perang Dunia II dan kemudian dinyatakan hilang dalam tugas.

Produksi Ihagee sempat terhenti pada tahun 1940. Setelah perang, perusahaan melanjutkan produksi dengan berbagai versi terbaru, termasuk Exakta Varex (Exakta V di AS) yang pada tahun 1950 baru memperkenalkan pentaprism modern untuk pandangan setinggi mata.

Kine Exakta bahkan mengukir momen abadi di Hollywood. Dalam film thriller klasik Alfred Hitchcock tahun 1954, “Rear Window”, karakter yang diperankan oleh Jimmy Stewart, Jeff Jeffries, menggunakan kamera Exakta VX yang dipasangi lensa telefoto Kilfitt Fern-Kilar 400mm f/5.6.

Menariknya, nama “Exakta” ditutup dengan lakban hitam untuk menghindari pengiklanan merek atau pengakuan asal-usulnya dari Jerman Timur selama periode Perang Dingin (1947–1991).

BACA JUGA: Honor Magic8 Pro 5G Siap Meluncur: Kamera 200 MP dan Baterai 7200 mAh Jadi Andalan

Produksi Exakta berlanjut hingga tahun 1969, sebelum merek ini diserap oleh Pentacon dan menghilang tak lama kemudian, meninggalkan warisan sekitar 800.000 unit kamera yang telah dibuat.

Kisah Ihagee dan Kine Exakta tetap menjadi pengingat akan semangat inovasi yang meletakkan dasar bagi fotografi modern. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.