“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kita akan segera memanggil Kepala Bapenda untuk membahas dan mengevaluasi penyebab rendahnya pendapatan daerah ini,” ujar Sapta, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, langkah ini bertujuan agar Bapenda dapat lebih mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang menjadi tumpuan utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya.
“Kita ingin mengetahui apa kendalanya hingga pendapatan Prabumulih masih rendah dan menjadi sorotan Kemendagri. Bapenda sebagai OPD pengelola pendapatan tentu menjadi ujung tombak, meskipun kami tidak menutup kemungkinan ada keterkaitan dengan sejumlah OPD lainnya,” jelas Sapta.
Ia berharap hasil laporan dari Inspektorat nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Wali Kota dalam mengambil keputusan dan strategi peningkatan PAD.
BACA JUGA: Dirut PD Petro Prabu Imbau Pelanggan Segera Lunasi Tunggakan Jargas
“Melalui rekomendasi hasil evaluasi ini, kita dorong seluruh OPD agar lebih maksimal dalam menggali potensi pendapatan daerah, sehingga tidak lagi tergolong rendah dan menjadi perhatian pusat,” tambahnya.







