Investasi Geothermal Masuk Kepahiang, Janji Energi Hijau Menguat

oleh -102 Dilihat
oleh
Pemkab Kepahiang membuka peluang investasi energi terbarukan melalui eksplorasi geothermal di Muara Kemumu dengan tetap mengedepankan regulasi dan manfaat sosial, Jum'at (23/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Pemerintah Kabupaten Kepahiang menyambut positif rencana eksplorasi energi panas bumi oleh PT Hitay Lawang Energy di Kecamatan Muara Kemumu.

° Investasi ini diharapkan mendorong energi bersih, membuka lapangan kerja lokal, serta memberi dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang kembali menunjukkan keseriusannya dalam membuka pintu investasi strategis, khususnya di sektor energi terbarukan.

Komitmen tersebut terlihat jelas saat Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, menerima audiensi manajemen PT Hitay Lawang Energy yang membahas perkembangan rencana eksplorasi energi panas bumi atau geothermal di Kecamatan Muara Kemumu, Jumat (23/1/2026).

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Bupati Kepahiang itu berjalan dalam suasana hangat, terbuka, dan konstruktif.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam menegaskan arah kebijakan pembangunan berbasis energi bersih sekaligus investasi berkelanjutan.

Sejumlah jajaran manajemen PT Hitay Lawang Energy hadir langsung dalam audiensi tersebut.

Di antaranya Zulpriadi selaku Land Acquisition Manager, Fitrah Yanto sebagai Senior Civil Engineer, Angga Saputra selaku External Relation Manager, serta Raka Rapindra sebagai External Relation Officer.

BACA JUGA: Investor Geotermal Masuk! Kepahiang Bersiap Raup Rp100 Miliar

Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan perusahaan dalam menggarap potensi geothermal di wilayah Kepahiang.

Pemkab Kepahiang Sambut Investasi Energi Bersih

Dalam arahannya, Bupati Kepahiang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepahiang pada prinsipnya sangat terbuka terhadap kehadiran investor, terutama yang bergerak di sektor energi terbarukan.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada energi bersih merupakan peluang besar bagi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Namun demikian, Bupati Zurdi Nata menekankan bahwa keterbukaan investasi tersebut harus tetap berjalan dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Kepahiang sangat terbuka dan menyambut baik kehadiran investor yang membantu pengelolaan sumber daya alam daerah. Namun, setiap perusahaan wajib mematuhi seluruh ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas Bupati, dikutip dari Diskominfo Kepahiang.

BACA JUGA: Banyuasin Dorong Batik Jumputan Pedade Jadi Produk Indikasi Geografis

Penegasan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkab Kepahiang tidak ingin investasi berjalan tanpa kontrol, apalagi jika berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Investasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Lebih jauh, Bupati Zurdi Nata menekankan bahwa investasi yang masuk ke Kepahiang tidak semata-mata dinilai dari besarnya nilai modal, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.

Ia berharap kehadiran PT Hitay Lawang Energy dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kecamatan Muara Kemumu.

“Saya berharap perusahaan dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pembangunan infrastruktur jalan menuju lokasi perusahaan, maupun bentuk kontribusi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan Pemkab Kepahiang yang mengedepankan prinsip pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda nasional transisi energi bersih.

BACA JUGA: BPN Bengkulu Tengah Digeledah! 76 Dokumen Disita, Terungkap Jejak Panas Dugaan Korupsi Tol Bengkulu–Taba Penanjung!

Komitmen Perusahaan Libatkan Warga Lokal

Menanggapi arahan Bupati, pihak PT Hitay Lawang Energy menyatakan komitmennya untuk melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapan kegiatan perusahaan, termasuk pada fase eksplorasi geothermal.

Zulpriadi menjelaskan bahwa pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi salah satu prioritas utama perusahaan, selama sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang dibutuhkan dalam proyek tersebut.

“Selama satu tahun terakhir, kami telah berkontribusi bagi masyarakat Kecamatan Muara Kemumu, di antaranya melalui bantuan pembangunan badan jalan untuk angkutan hasil bumi, dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan, serta kegiatan yang mendukung stabilitas sosial,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketika tahap eksplorasi geothermal resmi dimulai, perusahaan akan memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Untuk tenaga kerja, apabila tahap eksplorasi telah dimulai, kami akan memaksimalkan pemberdayaan tenaga kerja lokal sesuai dengan keahliannya,” jelas Zulpriadi.

BACA JUGA: Sumsel Kunci Jalur Batu Bara, PLTU Bengkulu Terancam?

Dukungan Penuh Unsur Pimpinan Daerah

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, M.Si., Sekretaris Daerah Kepahiang Dr. Hartono, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Camat Muara Kemumu.

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam mengawal setiap rencana investasi agar berjalan sesuai aturan dan sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Sinergi lintas perangkat daerah ini diharapkan mampu mempercepat proses koordinasi, meminimalisir hambatan birokrasi, serta memastikan setiap tahapan proyek geothermal dapat berjalan secara profesional dan transparan.

Menuju Kepahiang sebagai Daerah Energi Bersih

Dengan adanya komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan investor, Pemkab Kepahiang optimistis proyek geothermal di Muara Kemumu dapat berkembang secara berkelanjutan.

BACA JUGA: Kejati Bengkulu Bongkar Dugaan Mark Up PLTA Musi Kepahiang

Proyek ini tidak hanya diharapkan menjadi sumber energi bersih, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Kepahiang sebagai daerah yang siap menyongsong masa depan energi hijau, sejalan dengan upaya nasional dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan mempercepat transisi menuju energi terbarukan.

Jika dikelola dengan baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, investasi geothermal di Muara Kemumu diyakini akan menjadi contoh kolaborasi ideal antara pemerintah daerah, investor, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.