Bupati Kepahiang, Zurdi Nata. Foto: dok/IST
° Kepahiang, Bengkulu, resmi memiliki dua proyek panas bumi besar di Air Sempiang dan Batu Bandung.
° Investor lokal dan asing sudah ditetapkan, dengan potensi PAD mencapai Rp100 miliar per tahun serta pembukaan lapangan kerja luas bagi masyarakat.
KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, resmi memasuki babak baru pengelolaan energi terbarukan.
Dua sumber panas bumi strategis di wilayah tersebut kini telah mendapatkan investor, membuka peluang besar bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dua lokasi utama yang menjadi fokus pengembangan adalah Geotermal Air Sempiang dan Geotermal Batu Bandung di Kecamatan Muara Kemumu.
Lokasi pertama berada di Air Sempiang dengan estimasi kapasitas listrik mencapai 2×50 megawatt.
Kawasan ini masuk dalam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kepahiang dan dikelola langsung oleh PT PLN (Persero).
PLN telah membuka lelang mitra pengembangan WKP Kepahiang dan menetapkan PT Mitra Cakrawala International (MCI) sebagai pemenang tender.
“Yang Air Sempiang ini, dikelola langsung oleh PLN,” ujar Sekretaris Daerah Kepahiang, Hartono, Selasa (13/1/2026).
Lokasi kedua berada di Batu Bandung, Muara Kemumu, yang akan dikelola oleh perusahaan asal Turki, Hitay Energy Holdings.
Proyek ini tak hanya menyentuh sektor energi, tetapi juga pembangunan infrastruktur.
Selain investasi pembangkit listrik panas bumi, Hitay Energy Holdings berkomitmen:
BACA JUGA: Realisasi Investasi Sumsel 2025 Tembus Rp49,82 Triliun, Lampaui Target RPJMD
Energi yang dihasilkan nantinya akan dijual ke PLN sebagai salah satu sumber pasokan listrik di Provinsi Bengkulu.
Dampak ekonomi dari investasi ini diproyeksikan sangat signifikan.
Page: 1 2
Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…
Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…
Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…
Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…
Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…
BPBD Empat Lawang mencatat lima titik panas yang telah dipadamkan. Sumber kabut asap masih belum…