Namun, tidak semuanya mulus. Sejumlah batasan warisan lama masih menghambat: aplikasi hanya dari App Store, akses sistem terbatas, dan banyak aplikasi utilitas produktivitas belum setara versi desktop.
Browser pun masih tertinggal dari kelas laptop. Kekurangan yang terus disuarakan pengguna sejak 2018, tetapi baru belakangan tampak dilepas sedikit demi sedikit.
Kini, setelah Apple akhirnya mengakui “ke-komputer-an” iPad Pro, tantangan berikutnya adalah menghilangkan batasan yang tersisa.
Jika akses sistem, kemampuan aplikasi, hingga ekosistem perangkat setara laptop benar-benar dibuka, iPad Pro bisa menjadi komputer utama bagi banyak orang.
Iklan Apple pernah bertanya, “What’s a computer?” Setelah perjalanan panjang ini, jawabannya mulai terlihat jelas: iPad Pro adalah laptop.
Dan mungkin, jika Apple berani menghilangkan seluruh batasan, ia berpotensi menjadi laptop terbaik yang pernah dibuat perusahaan tersebut. (*/red)
Page: 1 2
Kapolsek Tebing TTinggi Kompol Herman Akhiri mengarahkan klaim lahan 75 hektare terhadap PTPN diselesaikan melalui…
PTPN IV Regional 7 siap membuka mediasi dan memenuhi panggilan pihak berwenang terkait klaim lahan…
Polres Empat Lawang mengamankan pria berinisial E dengan 16 paket sabu seberat bruto 3,26 gram…
Polres Empat Lawang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Jadi…
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…