IPB Bikin Kejutan 2026, Fakultas Kedokteran Ganti Nama, Prodi Baru Dibuka

oleh -45 Dilihat
oleh
IPB University ganti Fakultas Kedokteran jadi Fakultas Kedokteran dan Gizi serta buka Prodi Nutrisionis. Langkah strategis hadapi tantangan kesehatan Indonesia. (*/IST)

Ringkasan Berita:

IPB University resmi mengubah Fakultas Kedokteran menjadi Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) mulai 2026. Tak hanya ganti nama, IPB juga membuka Prodi Nutrisionis untuk menjawab tantangan kesehatan nasional secara terintegrasi.


BOGOR, LINTANGPOS.com – IPB University kembali membuat gebrakan besar menjelang penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.

Institut Pertanian Bogor (IPB University) secara resmi mengubah nama Fakultas Kedokteran menjadi Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz).

Langkah ini tak sekadar rebranding, tetapi juga menandai arah baru pendidikan kesehatan terintegrasi di Indonesia.

Perubahan tersebut diumumkan langsung oleh Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, yang menegaskan bahwa penggabungan Fakultas Kedokteran dengan Departemen Gizi Masyarakat merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan kesehatan nasional dan global.

“Integrasi ini bertujuan memperkuat pengembangan keilmuan, pendidikan, dan riset di bidang kesehatan dan gizi yang saling terhubung serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dr Alim, dikutip dari laman resmi IPB University, Selasa (3/2/2026).

Kombinasi Kedokteran dan Gizi, Ciri Khas IPB

BACA JUGA: Biaya Kuliah IPB 2026 Bikin Kaget, Murah atau Mahal?

FKGiz IPB University menjadi kombinasi unik antara ilmu kedokteran dengan kekuatan IPB di bidang gizi, pangan, biosains, dan kesehatan masyarakat yang telah berkembang sejak lama.

Model ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki sudut pandang kesehatan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

Transformasi ini juga sejalan dengan visi IPB University sebagai universitas berbasis biosains dan agromaritim, sekaligus memperkuat pendekatan one health dan life-course approach dalam pendidikan kesehatan.

“Integrasi ini diharapkan mendorong pengembangan ilmu kedokteran dan gizi berbasis biosains tropika serta berorientasi pada solusi nyata,” tambah Dr Alim.

Jawaban atas Tantangan Kesehatan Indonesia

Dekan Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Dr dr Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, SpOG, menjelaskan bahwa pembentukan FKGiz dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Mau Masuk IPB? Cek Daftar Lengkap UKT Semua Jurusan Tahun 2026, Berikut!

Menurutnya, Indonesia masih menghadapi persoalan serius seperti stunting, malnutrisi, penyakit metabolik, kesehatan ibu dan anak, serta beban ganda penyakit menular dan tidak menular.

“Tantangan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan kedokteran klinis. Integrasi kedokteran dan gizi menjadi kunci untuk memperkuat sistem kesehatan nasional,” tegas Ivan.

Ia menambahkan, latar belakang IPB University di bidang pertanian, pangan, dan gizi menjadi keunggulan tersendiri.

FKGiz memosisikan pendidikan kedokteran dalam kerangka kesehatan dari pencegahan hingga tata laksana klinis.

IPB Buka Prodi Nutrisionis

Tak berhenti di situ, IPB University juga resmi membuka Program Studi Nutrisionis sebagai bagian dari pengembangan Fakultas Kedokteran dan Gizi.

BACA JUGA: Unhas Blacklist 5 SMAN, Nilai Rapor Dimanipulasi?

Prodi ini dirancang untuk menjawab kesenjangan antara kebutuhan layanan gizi berkualitas dengan ketersediaan tenaga nutrisionis yang profesional dan terstandar.

“Kolaborasi antara dokter dan nutrisionis sejak masa pendidikan sangat penting untuk membangun layanan kesehatan yang holistik dan berkelanjutan,” ujar Ivan.

Prodi Nutrisionis IPB mengusung pendekatan komunitas berbasis herbal, pemahaman sistem pangan, serta integrasi gizi dan kesehatan masyarakat yang kuat.

Rumah Sakit Pendidikan dan Riset Terpadu

Untuk mendukung proses pembelajaran, IPB University juga merencanakan pengembangan rumah sakit pendidikan.

Fasilitas ini akan menjadi pusat praktik klinik, riset translasional, serta layanan kesehatan promotif dan preventif.

BACA JUGA: UI Rilis Jadwal PMB 2026, Catat Semua Jalur Masuknya!

Rumah sakit tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi nyata antara dokter dan nutrisionis, sekaligus memperkuat penerapan model Longitudinal Integrated Clerkship (LIC) yang memberi pengalaman klinik berkesinambungan bagi mahasiswa.

Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran dan Gizi serta Prodi Nutrisionis, IPB University semakin menegaskan posisinya sebagai kampus inovatif yang siap mencetak tenaga kesehatan masa depan berdaya saing global. (*/red) 

No More Posts Available.

No more pages to load.