iPhone Fold Dirumorkan Tanpa Face ID! Inovasi Apple yang Bisa Jadi Penentu Nasib di 2026

oleh -116 Dilihat
oleh
iPhone Fold dirumorkan hadir tanpa Face ID demi desain lebih tipis. Apple dikabarkan memilih Touch ID dan engsel kuat sebagai senjata utama di 2026. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Apple bersiap merilis iPhone Fold pada 2026, namun rumor mengejutkan menyebutkan perangkat lipat pertama Apple ini kemungkinan besar tanpa Face ID.

° Keputusan ini memicu perdebatan: strategi jenius demi desain tipis, atau justru blunder besar?


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Setelah bertahun-tahun hanya menjadi penonton di arena ponsel lipat, Apple akhirnya bersiap turun gelanggang.

Tahun 2026 digadang-gadang sebagai momen kelahiran iPhone Fold, perangkat lipat pertama dari raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Namun, alih-alih euforia tanpa cela, rumor terbaru justru memicu kontroversi: iPhone Fold disebut-sebut akan hadir tanpa Face ID.

Bagi sebagian pengguna setia iPhone, kabar ini bisa menjadi “deal breaker”.

Face ID bukan sekadar fitur keamanan, melainkan sudah menjadi bagian dari identitas iPhone modern.

Lantas, mengapa Apple rela melepas teknologi yang selama ini menjadi ciri khasnya?

BACA JUGA: Xiaomi Nekat Lompat ke Seri 20, Tinggalkan Angka 19 demi Menantang iPhone Ultah ke-20?

Desain Tipis vs Teknologi Kompleks

Menurut laporan yang beredar, alasan utama absennya Face ID pada iPhone Fold berkaitan dengan kompleksitas modul Face ID itu sendiri.

Teknologi pemindai wajah Apple membutuhkan komponen yang cukup besar dan rumit, mulai dari sensor inframerah hingga proyektor titik.

Semua itu membutuhkan ruang ekstra di dalam bodi perangkat.

Pada ponsel lipat, ruang adalah segalanya.

Apple dikenal perfeksionis soal desain, terutama ketipisan dan keseimbangan bobot.

BACA JUGA: Deretan HP Terbaik 2025, dari iPhone 17 Pro Max sampai OnePlus 15, Ini Juaranya!

Menambahkan modul Face ID dikhawatirkan akan membuat iPhone Fold lebih tebal dan berat, sehingga mengorbankan salah satu nilai jual utamanya: desain ramping dan elegan.

Dalam konteks ini, keputusan Apple terkesan logis, meski tetap berisiko.

Touch ID Kembali Jadi Andalan?

Sebagai gantinya, Apple dirumorkan akan mengandalkan Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya di sisi perangkat.

Solusi ini sebenarnya bukan hal baru. iPad Air dan iPad mini generasi terbaru sudah lebih dulu mengadopsinya, dan respons pengguna terbilang positif.

Keunggulan Touch ID adalah dimensinya yang jauh lebih kecil dibandingkan Face ID. Sensor sidik jari ini relatif mudah disematkan tanpa mengorbankan desain.

BACA JUGA: iPhone 17 Pro Kalah? Duel Kamera Sengit dengan Oppo Find X9 Pro Bikin Hasilnya Tak Terduga

Pada perangkat lipat yang mengutamakan kepraktisan, Touch ID di tombol samping bahkan bisa dianggap lebih intuitif.

Namun demikian, keputusan ini tetap mengundang perbandingan.

Pasalnya, beberapa ponsel lipat pesaing seperti Honor Magic V5 dan Samsung Galaxy Z Fold 7 dikabarkan mampu menyematkan baik pemindai wajah maupun sidik jari dalam bodi yang tetap tipis.

Di sinilah Apple kembali diuji: apakah pengguna akan memaklumi kompromi ini demi kualitas khas Apple?

Engsel Kuat dan Lipatan Minim Jadi Nilai Jual

Di luar isu Face ID, rumor lain soal iPhone Fold justru terdengar sangat menjanjikan.

BACA JUGA: iPhone 17 Pro Kalah? Duel Kamera Sengit dengan Oppo Find X9 Pro Bikin Hasilnya Tak Terduga

Salah satu fokus utama Apple disebut-sebut terletak pada kualitas engsel.

Engsel adalah “jantung” dari ponsel lipat, dan kegagalan di sektor ini bisa berakibat fatal.

Apple dikabarkan mengembangkan engsel yang sangat kuat dan tahan lama, sekaligus mampu menghasilkan lipatan (crease) yang sangat minim pada layar bagian dalam.

Bagi sebagian pengguna, lipatan layar sering dianggap mengganggu, meski dalam praktiknya tidak selalu terasa saat digunakan.

Seorang pengguna foldable berpengalaman bahkan menyebutkan bahwa lipatan layar lebih sering terlihat oleh orang lain dibandingkan dirasakan oleh pemiliknya sendiri.

Meski begitu, jika Apple benar-benar mampu meminimalkan lipatan hingga nyaris tak terlihat, ini bisa menjadi poin pembeda kuat dibanding kompetitor.

BACA JUGA: iPhone 17e Bocor! Fitur Kelas Sultan Harga Kelas Menengah—Android Harus Waspada!

Rasio Layar Lebih Lebar, Pengalaman Berbeda

Rumor lainnya menyebutkan bahwa iPhone Fold akan mengusung rasio layar yang lebih lebar dibanding ponsel lipat kebanyakan.

Jika benar, ini berpotensi menghadirkan pengalaman multitasking dan konsumsi konten yang lebih nyaman, terutama untuk menonton video atau bekerja dengan dua aplikasi sekaligus.

Apple dikenal piawai dalam mengoptimalkan perangkat keras dan perangkat lunak.

Rasio layar yang berbeda bisa menjadi fondasi bagi pengalaman iOS yang benar-benar dirancang ulang untuk format lipat, bukan sekadar adaptasi.

Hole-Punch dan Nasib Dynamic Island

BACA JUGA: Trik Rahasia iPhone! Fitur Bawaan Ini Ternyata Bisa Blokir Iklan Tanpa Aplikasi Tambahan

Untuk layar depan, iPhone Fold dirumorkan akan menggunakan kamera depan dengan desain hole-punch.

Tujuannya jelas: meminimalkan area layar yang tidak aktif dan memaksimalkan tampilan visual.

Namun, hal ini memunculkan satu pertanyaan besar: ke mana Dynamic Island?

Hingga kini belum ada konfirmasi apakah fitur ikonik tersebut akan tetap hadir, diubah bentuknya, atau bahkan dihilangkan sama sekali pada iPhone Fold.

Jika Apple mampu mengadaptasi Dynamic Island ke format hole-punch, itu bisa menjadi inovasi menarik sekaligus tantangan desain yang tidak kecil.

Taruhan Besar Apple di 2026

BACA JUGA: Semakin Lemot? Tiga Aplikasi Bawaan Ini Diam-Diam Bikin Hp Samsung dan iPhone Kamu Tersedak!

Masuknya Apple ke pasar ponsel lipat jelas bukan langkah setengah hati.

Namun, absennya Face ID pada iPhone Fold menunjukkan bahwa Apple bersedia mengambil risiko demi visi desainnya.

Bagi sebagian pengguna, Touch ID mungkin cukup. Bagi yang lain, kehilangan Face ID bisa terasa seperti kemunduran.

Pada akhirnya, semua akan bergantung pada satu hal: pengalaman penggunaan secara keseluruhan.

Jika iPhone Fold mampu menawarkan desain tipis, engsel tangguh, layar nyaris tanpa lipatan, dan ekosistem iOS yang optimal, maka absennya Face ID mungkin akan dimaafkan—bahkan dilupakan.

Tahun 2026 masih sedikit lagi, dan rumor akan terus bergulir.

BACA JUGA: Cara Bikin Ponsel Tahan 8 Tahun, Pemilik iPhone 17 Pro & Galaxy S25 Ultra Merapat!

Namun satu hal sudah jelas: iPhone Fold bukan sekadar produk baru, melainkan pertaruhan besar Apple di era ponsel lipat.  (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.