Jalan Nasional di Tebing Tinggi Rusak, Pemkab Empat Lawang Sambangi BBPJN

oleh -33 Dilihat
oleh
Pemkab Empat Lawang intensif berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel untuk mempercepat perbaikan jalan nasional rusak di pusat Kota Tebing Tinggi, Selasa (20/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kerusakan jalan nasional yang membelah pusat Kota Tebing Tinggi menjadi perhatian serius Pemkab Empat Lawang.

° Melalui Dinas PUPR, pemerintah daerah aktif berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel agar perbaikan segera direalisasikan demi kelancaran mobilitas dan ekonomi warga.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kerusakan jalan nasional yang membelah pusat Kota Tebing Tinggi kembali menjadi sorotan.

Sebagai jalur utama sekaligus wajah ibu kota Kabupaten Empat Lawang, kondisi ruas jalan ini dinilai sangat menentukan kelancaran mobilitas masyarakat dan perputaran ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang pun tidak tinggal diam.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), langkah cepat dilakukan dengan membangun koordinasi intensif bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, pihak yang berwenang menangani jalan nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Yulius Sugiantara, menjelaskan bahwa secara aturan, pemeliharaan jalan nasional memang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat di bawah Balai Besar Bina Marga.

“Secara kewenangan, ruas jalan nasional yang melintasi Kota Tebing Tinggi berada di bawah Balai. Namun, kami di daerah tidak bisa berpangku tangan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Yulius.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Pendopo–Paiker Masih Terputus, PUPR Empat Lawang Cari Sumber Dana Baru

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas PUPR Empat Lawang tidak hanya menyampaikan laporan.

Pemetaan teknis telah dilakukan secara detail untuk mempercepat proses tindak lanjut dari pusat.

Setiap titik kerusakan didata menggunakan koordinat yang akurat, sehingga memudahkan perencanaan perbaikan.

Ruas jalan yang diusulkan untuk segera ditangani meliputi kawasan Pasar Tebing Tinggi hingga Talang Gunung, serta jalur Batas Musirawas–Tebing Tinggi sampai Jembatan Kikim Besar di KM 256.

Titik-titik tersebut merupakan kawasan vital dengan aktivitas ekonomi dan lalu lintas tinggi.

Kondisi jalan yang rusak di tengah kota kerap menjadi titik lelah kendaraan logistik dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

BACA JUGA: Wagub Sumsel Dukung Penuh Rencana Pembangunan Laboratorium Kesehatan Besar di Palembang

Jika dibiarkan berlarut, kerusakan dikhawatirkan dapat menghambat arus transportasi serta berdampak pada distribusi barang dan jasa.

“Kami sangat berharap pihak Balai memiliki alokasi anggaran yang memadai agar pengerjaan bisa dilakukan dalam waktu dekat. Komunikasi terus kami jalin supaya pemerintah pusat memahami betapa mendesaknya perbaikan ini bagi wajah Ibu Kota Empat Lawang,” pungkas Yulius. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.