Menurutnya, hingga kini belum ada pengajuan resmi dari masyarakat maupun instansi terkait yang mendorong Dishub Sumsel untuk menjadikan ruas tersebut sebagai prioritas.
Purwa Eddy menjelaskan, setiap tahun Dishub Sumsel memang menyiapkan anggaran untuk pemasangan lampu jalan di ruas-ruas provinsi.
Namun, lokasi pemasangan tidak ditentukan secara permanen sejak awal. Penentuan titik bersifat situasional dan sangat bergantung pada tingkat urgensi keselamatan.
“Kami tiap tahun menyiapkan anggaran untuk lampu di jalan provinsi, tapi lokasinya belum kami tetapkan secara permanen karena melihat situasi dan kondisi,” jelasnya.
Ia mencontohkan, rencana pemasangan lampu yang semula diarahkan ke kawasan perkotaan seperti Palembang bisa saja dialihkan ke daerah lain jika ditemukan kebutuhan yang lebih mendesak.
“Misalnya rencana awal di Palembang, tapi ternyata ada kebutuhan mendesak di daerah seperti Pali karena jalannya gelap dan ramai, maka prioritas dialihkan ke sana,” tambahnya.
BACA JUGA: Perum BULOG dan Pemkab Muara Enim Tandatangani MoU Pembangunan Infrastruktur Pascapanen
Menurut Purwa, volume lalu lintas menjadi salah satu indikator utama. Jalan dengan arus kendaraan padat dan tingkat risiko kecelakaan tinggi akan lebih diutamakan dibandingkan ruas yang masih tergolong sepi.
Lebih jauh, Purwa Eddy menekankan bahwa fungsi lampu jalan di jalur lintas daerah memiliki nilai keselamatan yang jauh lebih krusial dibandingkan aspek estetika.
“Kalau di kota, lampu jalan kadang juga untuk estetika. Tapi kalau di jalur lintas daerah, itu murni soal keselamatan,” katanya.
Ia menilai, jalan yang ramai namun gelap berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal jika dibiarkan tanpa penerangan.
Sebaliknya, untuk jalan yang masih jarang dilintasi kendaraan, prioritas pemasangan lampu bisa menunggu.
BACA JUGA: Truk Overload Nyangkut di Underpass, Jalan Pasar Tebing Tinggi Macet Total
“Kami melihat mana yang lebih penting. Kalau di daerah tertentu jalannya ramai tapi gelap, itu lebih berisiko. Kalau sepi, mungkin prioritasnya nanti,” sambungnya.
Meski begitu, Dishub Sumsel menilai bahwa kondisi gelap tidak bisa serta-merta disebut sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas.
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menargetkan daerah bebas rabies 2030 setelah 230 kasus gigitan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Tanjung Kupang. Seorang terduga pelaku diamankan, polisi masih…
Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…