Lapas Kelas IIB Empat Lawang dan Dinas Sosial teken MoU untuk pembinaan warga binaan yang lebih humanis, berkelanjutan, dan siap reintegrasi sosial. (*/IST)
Lapas Kelas IIB Empat Lawang resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang melal1ui penandatanganan MoU. Sinergi ini bertujuan memperkuat pembinaan warga binaan secara humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesiapan sosial pasca bebas.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Keseriusan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan kembali dibuktikan melalui langkah strategis yang nyata.
Kali ini, Lapas Kelas IIB Empat Lawang secara resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna memperkuat program pembinaan pemasyarakatan yang berkelanjutan dan berdampak langsung.
Penandatanganan MoU tersebut bukan sekadar seremoni formal antarlembaga.
Lebih dari itu, kolaborasi ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pembinaan pemasyarakatan yang lebih humanis, adaptif, dan relevan dengan tantangan sosial yang dihadapi warga binaan saat kembali ke masyarakat.
Selama ini, pembinaan di dalam lapas kerap dipersepsikan hanya berfokus pada aspek keamanan dan penegakan aturan.
Namun, paradigma tersebut perlahan berubah.
BACA JUGA: Heboh! Lapas Empat Lawang Tes Urine Massal, Ini Tujuannya
Lapas Kelas IIB Empat Lawang menunjukkan bahwa pemasyarakatan modern menempatkan pemulihan sosial, perubahan perilaku, serta pemberdayaan individu sebagai inti dari proses pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, Reza Yudistira Kurniawan, menegaskan bahwa kerja sama dengan Dinas Sosial merupakan bagian penting dari upaya membangun sistem pembinaan yang menyeluruh.
Menurutnya, warga binaan tidak hanya membutuhkan pembinaan keterampilan, tetapi juga penguatan mental dan sosial agar siap menghadapi kehidupan setelah masa pidana berakhir.
“Kerja sama dengan Dinas Sosial ini kami pandang sangat penting untuk memastikan warga binaan mendapatkan pembinaan yang komprehensif, terutama dari sisi sosial dan mental, sehingga mereka siap kembali ke masyarakat,” ujar Reza.
Kejari Empat Lawang mengeksekusi uang pengganti Rp1,66 miliar dari perkara dugaan korupsi pengadaan APAR desa…
Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga mengalami kekerasan hingga cedera tangan. Keluarga meminta keadilan dan…
Polisi menyambangi warga Desa Talang Baru pada malam hari melalui Program Makmano Karhutla untuk mencegah…
Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…
Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…
Polres Empat Lawang menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi petani dan mengingatkan warga agar tidak membuka…