Jadwal, kuota, hingga sekolah kedinasan sepi peminat pada seleksi sebelumnya dapat menjadi referensi penting bagi calon pendaftar sekolah kedinasan 2026. (*/Ils)
° Menjelang semester akhir dan kelulusan, sekolah kedinasan kembali jadi incaran lulusan SMA/SMK.
° Meski jadwal 2026 belum rilis, data seleksi 2025 dari BKN bisa jadi acuan penting untuk strategi pendaftaran dan persiapan SKD.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Mendekati masuknya semester dua sekaligus masa kelulusan, suasana di kalangan siswa kelas akhir SMA/SMK/sederajat mulai terasa berbeda.
Diskusi soal masa depan semakin sering terdengar, mulai dari pilihan perguruan tinggi negeri, swasta, hingga jalur pendidikan yang menjanjikan ikatan dinas dan kepastian karier: sekolah kedinasan.
Setiap tahun, sekolah kedinasan selalu menjadi magnet bagi ribuan lulusan baru.
Selain biaya pendidikan yang relatif terjangkau, bahkan sebagian ditanggung negara, prospek menjadi aparatur sipil negara (ASN) setelah lulus menjadi daya tarik utama.
Tak heran, persaingan untuk masuk sekolah kedinasan dikenal ketat dan menuntut persiapan matang sejak jauh hari.
Meski hingga kini jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2026 belum diumumkan pemerintah, calon pendaftar tidak harus menunggu tanpa persiapan.
Pola seleksi, jadwal, serta kuota penerimaan tahun sebelumnya dapat dijadikan acuan awal untuk menyusun strategi.
Berdasarkan data dari laman Dikdin Badan Kepegawaian Negara (BKN), seleksi sekolah kedinasan 2025 berlangsung pada pertengahan tahun.
Tahapan dimulai dari pengumuman pendaftaran hingga pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menjadi gerbang utama penentuan kelulusan tahap awal.
Rinciannya, pengumuman pendaftaran sekolah kedinasan 2025 dibuka pada 28 Juni hingga 12 Juli 2025.
Proses pendaftaran berlangsung mulai 29 Juni sampai 18 Juli 2025. Sementara itu, tahapan SKD dilaksanakan pada 11–26 Agustus 2025.
Jika mengacu pada pola tersebut dan tidak ada perubahan kebijakan besar dari pemerintah, jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026 diperkirakan tidak akan jauh berbeda.
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.