Mendikti Saintek menegaskan seleksi Sekolah Garuda bebas jalur belakang. Semua siswa terpilih mendapat beasiswa penuh dan pendidikan STEM unggulan. (*/Ils)
Mendikti Saintek Brian Yuliarto menegaskan tidak ada jalur khusus dalam seleksi Sekolah Garuda. Pemerintah menjamin proses transparan, bebas titipan, dengan beasiswa penuh dan fokus pengembangan talenta STEM unggulan nasional.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pendidikan yang bersih, adil, dan berorientasi pada kualitas.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak tergiur tawaran jalur khusus atau jalur belakang dalam proses penerimaan siswa Sekolah Garuda.
Peringatan ini disampaikan langsung oleh Brian melalui kanal YouTube resmi Kemendikti Saintek pada Jumat (30/1/2026).
Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi Sekolah Garuda akan dilakukan secara transparan dan akuntabel, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
“Jika ada oknum yang mengklaim bisa memasukkan siswa lewat jalur khusus, bisa dipastikan itu tidak ada. Semua proses akan berjalan transparan dan akuntabel,” tegas Brian.
Pernyataan ini sekaligus menjadi alarm bagi para orang tua dan calon peserta didik agar tidak mudah percaya pada praktik percaloan atau janji manis pihak tidak bertanggung jawab.
BACA JUGA: Sekolah Garuda Segera Rekrut Guru, Ini Sinyal Kuatnya!
Pemerintah, menurut Brian, menutup rapat celah jalur titipan demi menjaga marwah pendidikan nasional.
Sekolah Garuda, Proyek Strategis Talenta Bangsa
Sekolah Garuda bukan sekadar sekolah unggulan biasa. Program ini diproyeksikan sebagai kawah candradimuka bagi talenta terbaik bangsa, khususnya di bidang sains dan teknologi.
Pemerintah berencana membangun 20 unit Sekolah Garuda baru di berbagai daerah serta mentransformasi sejumlah sekolah unggulan yang sudah ada agar memenuhi standar Sekolah Garuda.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas tinggi di seluruh Indonesia, tidak hanya terpusat di kota-kota besar.
Dengan demikian, siswa berprestasi dari daerah mana pun memiliki peluang yang sama untuk berkembang.
Tiga Manfaat Utama Belajar di Sekolah Garuda
Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…
Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Tanjung Baru untuk mendorong kemandirian pangan dan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan…
Dr. Wulan Purnamasari menegaskan tiga pilar Demokrat: memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
Polsek Muara Pinang menggencarkan Program Makmano Karhutla dan mengajak warga mencegah kebakaran hutan serta lahan…