Menteri Agama Nasaruddin Umar. (*/IST)
Kementerian Agama berpeluang mendapat tambahan anggaran Rp27 triliun pada 2026. Komisi VIII DPR memberi lampu hijau dengan fokus utama pada kesejahteraan guru, pembayaran tunjangan profesi, akselerasi PPG, hingga revitalisasi sarana pendidikan dan keagamaan.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Angin segar berembus bagi dunia pendidikan keagamaan di Indonesia.
Kementerian Agama (Kemenag) berpeluang mendapatkan tambahan anggaran fantastis sebesar Rp27 triliun pada tahun anggaran 2026.
Lampu hijau dari Komisi VIII DPR RI ini langsung disambut antusias, terutama oleh para tenaga pendidik di bawah naungan Kemenag.
Tambahan anggaran tersebut tidak datang tanpa arah.
Pemerintah melalui Kemenag menegaskan bahwa sebagian besar dana akan diprioritaskan untuk pemenuhan tunjangan profesi serta peningkatan kesejahteraan guru dan dosen di berbagai lembaga pendidikan keagamaan, mulai dari madrasah hingga pesantren.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat dua fungsi utama Kemenag sekaligus, yakni pendidikan dan agama.
BACA JUGA: TPG Guru 2026 Cair Bulanan, Lulusan PPG 2025 Bersiap!
Menurutnya, kedua sektor tersebut tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa dukungan anggaran yang memadai.
“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa fungsi pendidikan dan agama mendapatkan dukungan yang kuat. Tambahan anggaran ini adalah instrumen penting untuk memperkuat fungsi keduanya secara beriringan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Dari total usulan tambahan anggaran tersebut, sebesar Rp2,7 triliun secara khusus dialokasikan untuk pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen ASN hasil sertifikasi tahun 2025 yang realisasinya dilakukan pada 2026.
Langkah ini diharapkan mampu menghapus kekhawatiran para pendidik terkait keterlambatan atau ketidakpastian pembayaran tunjangan.
“Anggaran ini kami siapkan agar pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen ASN hasil sertifikasi 2025 dapat terealisasi sepenuhnya pada 2026,” tegas Menag.
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…